Tribunjateng Hari ini
Lewat Flashmob Pepadi Kota Semarang Dekatkan Anak Muda pada Seni Tradisi
Pepadi Kota Semarang memakai flashmob di CFD Jalan Pahlawan untuk mengenalkan anak muda pada kesenian tradisional.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muslimah
Menurut Anang, ruang publik di Kota Semarang seperti CFD merupakan medium yang efektif untuk mengenalkan seni tradisi kepada generasi muda dan masyarakat luas.
Pada saat yang sama, hal itu sekaligus juga untuk menepis anggapan bahwa seni tradisi khususnya tari Jawa hanya milik generasi tua atau kalangan tertentu.
Eksistensi seni tradisi
Anang menambahkan, Pepadi Kota Semarang berkomitmen berperan aktif dalam menjaga eksistensi kesenian tradisi Nusantara.
Di tengah derasnya perkembangan teknologi, arus globalisasi dan budaya populer, Pepadi Kota Semarang bertekad tidak tinggal diam.
"Pepadi Kota Semarang siap menjadi garda terdepan dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kesenian tradisi Nusantara,” kata Anang, yang juga anggota DPRD Kota Semarang tersebut.
“Ini merupakan tanggung jawab bersama, dan kami memilih untuk memulainya dari generasi muda," imbuhnya.
Antusiasme para pelajar yang hadir terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.
Pepadi Kota Semarang juga mengundang penari gagahan yang menarikan pethilan Sesaji Rajasuya dengan full kostum wayang orang.
Warga yang berada di Jalan Pahlawan berbondong-bondong mendekat dan mengikuti gerakan tarian serta menari bersama dengan penuh semangat dan antusias.
Bahkan, anggota Polwan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang juga mengikuti flashmob gerak tari Jawa bersama di hadapan publik.
Anang berharap, kegiatan semacam ini dapat digelar secara rutin sebagai bagian dari program pembinaan dan peleatarian seni budaya di Kota Semarang.
"Kami harap ini mampu menumbuhkan cinta dan kebanggaan terhadap budaya, sekaligus memperkuat karakter generasi muda," ucapnya. (Eka Yulianti Fajlin)
| Longsor Hantam Tiga Rumah di Sangkanayu Purbalingga, Yanti Tertimpa Batu saat Masak di Dapur |
|
|---|
| Pita-pita Warna Merah Muda Hiasi Lokasi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus |
|
|---|
| Mailani Pertahankan Olahan Tradisional Es Krim Karimata, Eksis Sejak 1980-an, Dilakoni Tiga Generasi |
|
|---|
| Wonderful Sunset Run Tawarkan Ajang Lari Sore di Pesisir POJ City Semarang |
|
|---|
| Keren, Dinding Kreasimu Jadi Spot Favorit Pengunjung Museum Semedo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TRIBUN-JATENG-EDISI-26-JANUARI-2026.jpg)