Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

700 Warga Pranten Batang Mengungsi Setelah Longsor Terjang Kampung 

Sekitar 700 warga Dukuh Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang mengungsi setelah kampung mereka diterjang longsor.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Selasa 27 Januari 2026 

“Hasil asesmen kami, 259 warga mengungsi ke rumah sanak saudara di wilayah Dieng, sementara 430 warga lainnya mengungsi di lokasi yang lebih aman di sekitar Desa Pranten dan Pacet. Total hampir 700 warga terdampak,” papar Fajri.

BPBD Kabupaten Batang bersama lintas sektor terus melakukan penanganan darurat dengan menyalurkan bantuan logistik pangan dan nonpangan.

Bantuan dari BPBD meliputi selimut, kasur lipat, matras, family kit, serta satu unit gergaji mesin untuk membantu pembersihan material longsor.

“Gergaji mesin sangat dibutuhkan warga untuk membuka akses dan penanganan darurat, sehingga kami prioritaskan untuk Desa Pranten,” ucapnya.

Sementara itu, dapur umum direncanakan didirikan di Balai Desa Pranten dan dikelola oleh warga setempat bersama relawan.

Untuk warga yang mengungsi di Dieng, bantuan difokuskan melalui jalur keluarga karena sebagian besar pengungsi memilih tinggal bersama kerabat.

Terkait kerawanan wilayah, Fajri mengungkapkan bahwa lokasi longsor sebenarnya telah masuk dalam rencana relokasi sejak tiga tahun lalu.

Namun, dari sepuluh rumah yang dianjurkan pindah, baru dua rumah yang bersedia direlokasi.

Tinjauan wakil bupati

Pada Senin (26/1/2026) kemarin, Wakil Bupati Batang, Suyono, bersama Wakapolres Batang dan unsur Muspika Kecamatan Bawang meninjau langsung lokasi kejadian. 

Di hadapan warga dan petugas gabungan, Suyono memastikan penanganan darurat berjalan maksimal serta keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kondisi tanah masih sangat labil sehingga warga kami minta tetap waspada dan tidak memaksakan kembali ke rumah,” kata Suyono kepada Tribun Jateng.

Ia mengapresiasi keterlibatan TNI, Polri, relawan, hingga perusahaan Geodipa yang menurunkan alat berat untuk membantu pembersihan material longsor.

Di sisi lain, Pemkab Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana longsor di Desa Pranten.

Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan BPBD sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved