Berita Jepara
Berita Duka, Maftuhin Meninggal Dunia
Seorang penumpang bus antarprovinsi ditemukan meninggal dunia saat masih berada di dalam kendaraan yang melaju
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Seorang penumpang bus bernama Maftuhin (48) ditemukan meninggal dunia dalam perjalanan dari Jakarta ke Jepara.
- Korban ditemukan tidak bergerak saat bus tiba di Terminal Pecangaan pada Senin dini hari.
- Hasil visum menyatakan tidak ada tanda kekerasan dan korban diperkirakan meninggal beberapa jam sebelum ditemukan.
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Seorang penumpang bus antarprovinsi ditemukan meninggal dunia saat masih berada di dalam kendaraan yang melaju dari Jakarta menuju Kabupaten Jepara.
Korban diketahui bernama Maftuhin (48), warga Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.
Peristiwa tersebut terjadi dalam perjalanan Bus Kalingga Jaya bernomor polisi B-7828-IZ yang berangkat dari Pasar Induk Jakarta menuju Jepara pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban tercatat sebagai salah satu penumpang dalam rombongan bus tersebut.
Dalam perjalanan, bus sempat berhenti untuk istirahat sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah rumah makan di wilayah Subah, Kabupaten Batang.
Namun, saat itu korban tidak turun dari bus dan tetap berada di dalam kendaraan. Setelah waktu istirahat selesai, bus kembali melanjutkan perjalanan menuju Jepara.
Bus kemudian tiba di Terminal Pecangaan, Kabupaten Jepara, pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Setibanya di terminal, sejumlah penumpang berusaha membangunkan korban yang diduga tertidur.
Namun, korban tidak menunjukkan respons dan tubuhnya teraba dingin.
Baca juga: Makan Tak Enak Tidur Tak Nyenyak, Pria Baju Merah Penendang Kucing di Blora Teridentifikasi Polisi
Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tahunan.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Kartini Jepara untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Kapolsek Tahunan AKP Ginyono menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum ditemukan tidak bergerak di dalam bus.
Dari hasil visum luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Jenazah korban selanjutnya diserahkan ke keluarga," terangnya.
Korban diketahui merupakan wiraswasta asal Dukuh Bajangan, RT 2 RW 2 Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.
Kapolsek mengimbau agar masyarakat sebelum melakukan perjalanana atau bepergian, pastikan kondisi tubuh fit dan aman selama perjalanan.
Berguna untuk meminimalisir kejadian - kejadian yang berpotensi datang sewaktu-waktu. (Sam)
| Proyeksi Besar Pemkab Jepara Angkat Sektor Wisata, Infrastruktur Penunjang Jadi PR |
|
|---|
| 17 WNA dari 12 Negara Ikuti Selametan 102 Tumpeng di Pelataran Masjid Astana Sultan Hadlirin Jepara |
|
|---|
| Luwur Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat Diarak 11 Kuda dan 11 Andong Sejauh 3,8 Kilometer |
|
|---|
| Kembalikan Marwah Jepara Pusat Seni Ukir Nasional, Pameran TATAH 2026 Digelar di Museum Jakarta |
|
|---|
| 11 Kuda Disiapkan Sebagai Alat Transportasi Kirab Buka Luwur Hari Jadi ke-477 Jepara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260202_Maftuhin.jpg)