Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Tragis, Bocah SD di Demak Akhiri Hidup Setelah Dimarahi Ibunya

Seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Kabupaten Demak ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
ILUSTRASI Garis Polisi. (Kompas.com/BAHARUDIN AL FARISI) 

CATATAN REDAKSI: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

Bisa menghubungi RSJ Amino Gondohutomo Semarang telp (024) 6722565 atau RSJ Prof Dr Soerojo Magelang telp (0293) 363601.

 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Kabupaten Demak ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (12/1) sore ini menyita perhatian publik, terlebih karena sebelum kejadian korban sempat mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp bernada makian dari ibunya.

Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, membenarkan adanya unggahan tersebut. Menurutnya, tangkapan layar percakapan itu diposting korban beberapa hari sebelum peristiwa tragis terjadi.

"Screenshot chat dari ibu ke korban lalu diunggah oleh korban di WhatsApp beberapa hari sebelum peristiwa terjadi," kata Anggah, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: iPhone 15 Pro dan Samsung S20 FE Raib Digasak Komplotan Pencurian Modus Pecah Kaca di Salatiga

Unggahan itu kemudian tersebar luas di media sosial, termasuk dibagikan oleh akun Instagram @infodemakraya.

Dalam tangkapan layar tersebut, terlihat sejumlah kata kasar yang dikirimkan kepada korban. Saat membagikan gambar itu, korban juga menuliskan keterangan, "Di balik tawa gua disisi lain aku juga cape".

 

Kronologi Kejadian Berdasarkan CCTV

Anggah menjelaskan, insiden tersebut pertama kali diketahui oleh ibu korban. Berdasarkan rekaman kamera pengawas, ibu korban pulang ke rumah pada pukul 18.01 WIB.

"Berdasarkan rekaman CCTV, ibu korban naik mobil pulang ke rumah.

Lalu masuk ke rumah pukul 18.01 WIB," jelas Anggah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved