Berita Demak
Tragis, Bocah SD di Demak Akhiri Hidup Setelah Dimarahi Ibunya
Seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Kabupaten Demak ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
CATATAN REDAKSI: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.
Bisa menghubungi RSJ Amino Gondohutomo Semarang telp (024) 6722565 atau RSJ Prof Dr Soerojo Magelang telp (0293) 363601.
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Kabupaten Demak ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (12/1) sore ini menyita perhatian publik, terlebih karena sebelum kejadian korban sempat mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp bernada makian dari ibunya.
Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, membenarkan adanya unggahan tersebut. Menurutnya, tangkapan layar percakapan itu diposting korban beberapa hari sebelum peristiwa tragis terjadi.
"Screenshot chat dari ibu ke korban lalu diunggah oleh korban di WhatsApp beberapa hari sebelum peristiwa terjadi," kata Anggah, Jumat (13/2/2026).
Baca juga: iPhone 15 Pro dan Samsung S20 FE Raib Digasak Komplotan Pencurian Modus Pecah Kaca di Salatiga
Unggahan itu kemudian tersebar luas di media sosial, termasuk dibagikan oleh akun Instagram @infodemakraya.
Dalam tangkapan layar tersebut, terlihat sejumlah kata kasar yang dikirimkan kepada korban. Saat membagikan gambar itu, korban juga menuliskan keterangan, "Di balik tawa gua disisi lain aku juga cape".
Kronologi Kejadian Berdasarkan CCTV
Anggah menjelaskan, insiden tersebut pertama kali diketahui oleh ibu korban. Berdasarkan rekaman kamera pengawas, ibu korban pulang ke rumah pada pukul 18.01 WIB.
"Berdasarkan rekaman CCTV, ibu korban naik mobil pulang ke rumah.
Lalu masuk ke rumah pukul 18.01 WIB," jelas Anggah.
| Polres Demak Lakukan Penyelidikan Intensif Kasus Santri Diduga Keracunan Usai Santap MBG |
|
|---|
| Tak Ada Bantuan Alat Berat, Warga Demak Berjuang Sendiri Membersihkan Lumpur 50 Cm Usai Banjir |
|
|---|
| Aksi Saling Lempar Batu saat Orkes Ricuh di Demak Lukai Dua Warga, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
| Viral Polisi Gendong Bocah Korban Pelemparan Batu Kericuhan Orkes di Demak |
|
|---|
| Perang Sarung di Demak, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Sabetan Parang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Garis-Polisi-KompascomBAHARU.jpg)