Polemik Opsen Pajak Kendaraan
Ini Daftar 5 Daerah di Jateng Tertinggi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor
Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhammad Masrofi menyatakan optimisme bahwa tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Bapenda Jateng optimistis relaksasi opsen PKB 5 persen meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
- Opsen pajak menjadi sumber pendapatan langsung bagi kas kabupaten/kota di Jawa Tengah.
- Penerimaan BBNKB menurun akibat melemahnya daya beli masyarakat terhadap kendaraan baru.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhammad Masrofi menyatakan optimisme bahwa tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor akan meningkat setelah diterapkannya relaksasi opsen PKB sebesar 5 persen.
Menurut Masrofi, kebijakan diskon tersebut diyakini mampu meredam ajakan boikot pembayaran pajak opsen yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
"Adanya diskon kepatuhan akan meningkat, nanti masyarakat akan berpikir ulang, awalnya memboikot nanti mau kembali bayar pajak," kata Masrofi saat dihubungi Tribun, Jumat (13/2/2026).
Skema Relaksasi Opsen PKB
Relaksasi yang dimaksud berupa pengurangan 5 persen dari total opsen PKB sebesar 16,6 persen. Opsen PKB sendiri merupakan pungutan tambahan atas nilai pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Untuk periode 2025–2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan besaran opsen PKB sebesar 16,6 persen dari nilai pokok PKB dan 32 persen untuk opsen BBNKB dari nilai pokoknya.
Masrofi berharap kebijakan diskon ini dapat mendorong masyarakat kembali aktif memenuhi kewajiban perpajakan.
"Harapannya adanya diskon bikin warga bayar pajak meningkat," terangnya.
Baca juga: Banyak Kebocoran Pajak Tambang Jateng di Tengah Kenaikan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor
Ia menegaskan bahwa penerimaan dari opsen pajak sangat penting, terutama bagi pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah karena dana tersebut langsung masuk ke kas daerah.
"Dulu kan bagi hasil sama provinsi sekarang lansung masuk ke daerah.
Jadi, potensi pajak opsen tergantung dari keaktifan pembayaran pajak di masing-masing kabupaten kota," ungkapnya.
Pengaruh NJKB dan Capaian Pendapatan Pajak
Masrofi juga menjelaskan bahwa besaran opsen dipengaruhi oleh Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB).
Jika NJKB turun, maka nominal opsen yang dibayarkan juga ikut menurun.
tribunjateng.com
Opsen PKB
opsen pajak
Pajak Opsen
Opsen Pajak Kendaraan
Opsen Pajak Kendaraan Bermotor
Muh Radlis
| Kecewa Bowo Warga Semarang Taat Bayar Pajak Kendaraan Sebelum Diskon 5 Persen, Apresiasinya Apa? |
|
|---|
| SIMAK, Berikut Simulasi Cara Hitung Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Usai Diskon 5 Persen |
|
|---|
| Bukan April, Pemprov Jateng Terapkan Diskon Opsen Pajak Kendaraan Mulai Hari Ini, Ada 4 Poin |
|
|---|
| Mulai 1 April 2026, Warga Jateng Bayar Pajak Kendaraan Didiskon 5 Persen |
|
|---|
| Aria Bima Minta Pemprov Jateng Hitung Ulang Pajak Kendaraan: Bukan Solusi Jika Cuma Relaksasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260214_opsen-pkb.jpg)