Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Komunitas Rental Kendaraan Keluhkan Tingginya Opsen Pajak

Komunitas pengusaha rental kendaraan di Kota Semarang mengeluhkan kebijakan opsen pajak kendaraan bermotor yang berlaku di Jawa Tengah.

Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Minggu 15 Februari 2026 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Keluhan tentang kebijakan opsen pajak datang dari pelbagai kalangan.

Komunitas pengusaha rental kendaraan di Kota Semarang juga mengeluhkan kebijakan opsen pajak kendaraan bermotor yang berlaku di Jawa Tengah.

Para pelaku usaha menilai tambahan pungutan tersebut semakin memberatkan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Ketua Umum Transportasi dan Pariwisata (Triparta), Sughi Prayogha mengatakan, di komunitasnya, mayoritas pengusaha rental keberatan dengan adanya opsen yang nilainya mencapai sekitar 66 persen dari pajak pokok kendaraan.

Menurutnya, beban pajak yang selama ini ada saja sudah cukup berat. Mereka menilai, penambahan opsen makin menekan arus kas usaha.

"Rata-rata para pengusaha itu ya kurang setuju dengan adanya opsen atau tambahan pajak yang diterbitkan oleh pemerintah (Provinsi Jawa Tengah) itu,” kata Sughi kepada Tribun Jateng, Jumat (13/2/2026).

“Pajak yang sudah ada saja kadang masih terasa berat, apalagi ditambah sekitar 66 persen lagi," sambungnya,

Sughi menambahkan, tidak sedikit pelaku usaha rental yang kesulitan memenuhi kewajiban pajak secara maksimal karena tingginya biaya operasional, termasuk angsuran kendaraan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca juga: Longsor di Area Parkiran Curug Sikarim Wonosobo, Lima Motor Terseret ke Aliran Sungai

Sementara itu, tarif sewa kendaraan relatif stagnan karena persaingan usaha yang ketat.

Menurut Sughi, semakin tinggi nilai kendaraan, semakin besar pula nominal opsen yang harus dibayarkan.

"Opsen dikenakan berdasarkan nilai pajak kendaraan. Jadi kalau unitnya lebih bagus dan pajaknya lebih tinggi, otomatis nilai opsennya juga makin tinggi," jelasnya.

Belum naikkan tarif

Di tengah kondisi ini, Sughi mengungkapkan, komunitas rental belum bisa menaikkan tarif sewa harian untuk menutup kenaikan beban tersebut.

Pasalnya, pasar rental saat ini sangat kompetitif.

Harga sewa masih bertahan pada tarif standar, terutama untuk mobil kecil maupun kendaraan wisata.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved