Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Respon Keluhan Peternak Pati, Kementan Pastikan Perbaiki Rantai Distribusi Bibit Ayam DOC

Kementerian Pertanian (Kementan) turun tangan menyikapi keluhan peternak di Pati mengenai ketimpangan distribusi bibit ayam

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muslimah
Istimewa/Humas Kementan
BAHAS DISTRIBUSI BIBIT - Kementerian Pertanian (Kementan) memfasilitasi pertemuan antara perusahaan pembibitan unggas dan peternak mandiri di Kabupaten Pati untuk memperbaiki distribusi DOC. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Paringgitan Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (22/2/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kementerian Pertanian (Kementan) turun tangan menyikapi keluhan peternak di Pati mengenai ketimpangan distribusi bibit ayam atau day old chick (DOC).

Kementan memfasilitasi pertemuan antara perusahaan pembibitan unggas dan peternak mandiri di Kabupaten Pati untuk memperbaiki distribusi DOC.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Paringgitan Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (22/2/2026).

Dalam forum tersebut, dihasilkan kesepakatan yang memberi kepastian akses DOC bagi peternak secara lebih adil dan transparan.

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Agung Suganda, bersama Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. 

Koordinasi difasilitasi Pemerintah Kabupaten Pati dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah dengan melibatkan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) serta Persaudaraan Peternak Mandiri Pantura (PPMP).

Direktur Jenderal PKH Agung Suganda menyebut pertemuan tersebut menjadi bentuk itikad baik semua pihak untuk menjaga keberlanjutan usaha perunggasan sekaligus memastikan kepastian bagi peternak mandiri.

“Kedua kepentingan ini bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk diseimbangkan secara proporsional,” kata Agung.

Ia menegaskan kapasitas produksi DOC secara nasional tersedia sehingga fokus pemerintah adalah memastikan distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, pemerintah hadir sebagai fasilitator dan pembina untuk memastikan tata niaga berjalan sehat, berkeadilan, dan sesuai ketentuan. Yang terpenting bukan hanya kesepakatan di atas kertas, melainkan konsistensi pelaksanaannya di lapangan,” kata dia.

Agung juga menekankan peran GPPU dalam menjaga kontinuitas pasokan serta tanggung jawab PPMP memastikan anggotanya siap produksi dan menyerap DOC sesuai kesepakatan.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan pemerintah daerah akan mengawal pelaksanaan hasil pertemuan agar dirasakan peternak.

“Kabupaten Pati sedang bergerak terus. Kebutuhan ayam di Pati ini sangat banyak. Dan sekiranya dalam hal ini 1.000 boks DOC (1 boks = 100 ekor DOC, red.) per minggu ini dapat menyuplai peternak di Pati sehingga harapan kami harga ayam terus stabil,” kata Risma.

Menurut Risma, dialog terbuka menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan dan menciptakan ekosistem perunggasan yang lebih berkeadilan.

Sekretaris Jenderal PPMP Barry menyampaikan, peternak mandiri mengapresiasi fasilitasi pemerintah yang mempertemukan seluruh pihak. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved