Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Stabilkan Harga, Pemprov Jateng Pasok Cabai Rawit Subsidi ke 15 Daerah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah strategis untuk menekan harga komoditas cabai yang melambung 49 persen dari Harga Acuan Pemerintah.

Tayang:
TRIBUN JATENG/dok Humas Pemprov Jateng
STABILKAN HARGA CABAI - Kegiatan penyaluran cabai rawit bersubsidi di Rembang, Selasa (24/2/2026). Langkah ini diambil Pemprov Jateng untuk menstabilkan harga komoditas tersebut di pasaran. 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah strategis untuk menekan harga komoditas cabai yang melambung 49 persen dari Harga Acuan Pemerintah (HAP). 

Upaya yang dilakukan adalah menyalurkan cabai rawit bersubsidi di 15 kabupaten/kota. 

Baca juga: Stok Bapokting Wonosobo Aman, Harga Cabai Capai Rp73.300 per Kilogram di Awal Ramadan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari, mengatakan bahwa di pasaran harga cabai rawit merah mencapai Rp85 ribu per kilogram. 

Padahal, HAP maksimal yang ditetapkan adalah Rp57 ribu per kilogram. 

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pun memerintahkan untuk mengambil langkah strategis dengan operasi pasar.

"Menyikapi kenaikan harga cabai, khususnya cabai merah rawit pada pekan kedua Februari, kami melakukan intervensi dengan menyalurkan cabai sebanyak 3 ton di 15 kabupaten/kota," kata dia, Selasa (24/2/2026). 

Dyah mengungkapkan, penyaluran cabai rawit bersubsidi dilakukan agar daya beli masyarakat terjaga. Pada agenda tersebut, cabai dibanderol Rp65 ribu per kilogram.

Baca juga: Harga Cabai Mulai Turun Jelang Pertengahan Ramadan, Bahan Pokok Terus Dipantau

Adapun daerah sasaran penyaluran cabai rawit merah adalah wilayah nonpenghasil komoditas tersebut. 

Di antaranya, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Demak, Rembang, Pati, Semarang, Klaten, Tegal, Karanganyar, Jepara, Brebes, Banyumas, dan Sukoharjo.

"Untuk hal tersebut kami menugaskan Perusda Jateng Agro Berdikari (JTAB), guna menyalurkan cabai rawit bersubsidi," pungkas Dyah. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved