Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Remaja SMP di Getasan Semarang Tewas Jelang Perang Sarung, Motor Tabrak Pohon

Seorang remaja tewas nyawa setelah sepeda motor yang ditumpanginya menabrak pohon saat melarikan diri dari lokasi pertemuan perang sarung.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
PERANG SARUNG - Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy memberikan keterangan terkait tewasnya seorang remaja SMP yang diduga hendak melakukan perang sarung di Kecamtan Getasan, Kabupaten Semarang, Rabu (15/1/2026). Korban tewas seusai motor menabrak pohon saat kabur. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Niat hendak melakukan perang sarung, seorang remaja di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, justru meregang nyawa setelah sepeda motor yang ditumpanginya menabrak pohon saat melarikan diri dari lokasi pertemuan dengan lawan.

Kejadian diketahui pada Minggu (22/2/2026) sekira pukul 01.00

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy menjelaskan, kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat yang menolong korban.

Kemudian pihak Polsek Getasan membawa korban ke rumah sakit.

Baca juga: KABAR Baik buat Ojol hingga Petani di Semarang, Iuran BPJS Ketenagakerjaan Didiskon 50 Persen

"Korban dirawat malam itu, namun mengalami gagal napas dan tidak tertolong," katanya, Rabu (25/2/2026). 

Kemudian, lanjut dia, anak-anak yang bersama korban diamankan dan dibawa ke Polres Semarang untuk dimintai keterangan. 

"Ada empat anak dari kelompok korban dan telah dimintai keterangan," sebutnya. 

Dari hasil pemeriksaan, AKBP Ratna menjelaskan, peristiwa itu bermula dari ajakan korban melalui pesan WhatsApp untuk bertemu dengan kelompok lawan.

Aksi tersebut merupakan aksi antarteman yang sama-sama berstatus pelajar SMP.

Saat berada di lokasi, jumlah pihak lawan diketahui lebih banyak dibanding jumlah pihak korban. 

Melihat kondisi tersebut, kelompok korban memilih melarikan diri.

Motor yang  ditumpangi dikendarai tiga orang tanpa lampu. 

Korban berada di posisi depan, di antara jok dan stang, sementara dua temannya berada di belakang.

Saat melintas di tikungan, pengendara tidak berbelok ke kiri, justru melaju lurus ke depan hingga menabrak pohon.

Baca juga: Bupati Sadewo: Enakan Rp3 Juta Tinggal di Purwokerto Dibanding Rp5 Juta di Jakarta

"Keadaan gelap kemudian setelah sampai di tikungan, ternyata yang mengendarai itu tidak belok ke kiri tapi lurus ke depan. Sedangkan di depan itu ada sebuah pohon."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved