Berita Jateng
Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM Soal Teror yang Dialaminya: Ini Republik yang Sakit
Ketua BEM Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto, mengungkap adanya serangkaian intimidasi yang ia dan keluarganya terima
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Ketua BEM Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto, mengungkap adanya serangkaian intimidasi yang ia dan keluarganya terima setelah menyampaikan kritik terbuka terhadap kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan bersama Pemimpin Redaksi Tribun Jateng Ibnu Taufik Juwariyanto di Omah Dongeng Marwah, Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Kamis (26/2/2026) sore, Tiyo memaparkan kronologi teror yang menyasar dirinya, ibunya, serta sejumlah pengurus BEM kampusnya.
Menurut Tiyo, pesan intimidatif terbaru diterima ibunya melalui nomor tak dikenal.
Isi pesan tersebut menyebut adanya organisasi masyarakat di Yogyakarta yang akan melaporkannya ke Polda DIY dengan tuduhan penggelapan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK).
Pesan lain menyebut adanya dosen UGM yang kecewa atas dugaan tersebut, hingga klaim bahwa kepolisian siap mengusut kasus tersebut.
“Ada tiga teror terbaru yang diterima ibu semalam,” kata Tiyo memulai perbincangan dengan Ibnu Taufik Juwariyanto di teras Omah Dongeng Marwah di Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Kamis (26/2/2026) sore.
“Kemudian teror yang ketiga yang diterima ibu mengatakan kalau pihak kepolisian siap mengusut tuntas kasus Tiyo,” kata Ketua BEM Universitas Gadjah Mada tersebut.
Tiyo menegaskan tudingan yang dialamatkan kepadanya tidak berdasar.
Ia menilai pesan-pesan tersebut merupakan bentuk tekanan untuk melemahkan sikap kritisnya terhadap kebijakan publik.
Baca juga: Ini Isi 3 Koper yang Diamankan KPK dari Rumah Riyoso Kepala DPUTR Pati
Ia juga menyampaikan bahwa awalnya sang ibu merasa khawatir, namun kini telah memahami situasi yang terjadi setelah mendapat penjelasan darinya.
“Sekarang ibu sudah aman.
Saya beri penjelasan sebelumnya,” kata Tiyo.
Tak hanya dirinya, Tiyo mengungkap sekitar 30 hingga 40 pengurus BEM UGM juga sempat menerima pesan bernada serupa.
Ia menilai hal tersebut berkaitan dengan sikap organisasi mahasiswa yang kerap menyuarakan kritik terhadap sejumlah program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menuai polemik di ruang publik.
Meski menghadapi tekanan, Tiyo menyatakan tidak gentar.
| Targetkan 576 Ribu Bidang Usaha di Jateng Tersertifikasi Halal, Pemda Didorong Ikut Memfasilitasi |
|
|---|
| Dihadiri Wagub Taj Yasin, Forum HIPKA Jateng Siapkan “Karpet Merah” untuk Pengusaha Muda |
|
|---|
| Geger Penyekapan Mahasiswa di Banyumas, Korban Disekap Hingga Ditetesi Lilin Panas |
|
|---|
| Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Inilah Venue dan Rangkaian Acaranya |
|
|---|
| Ahmad Luthfi Gandeng NU untuk Bersama Membangun Jawa Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260228_Tiyo-Ardianto.jpg)