Berita Jateng
BGN Jamin Netizen Pengkritik Menu Makan Bergizi Gratis Bebas UU ITE: Syaratnya, Jangan Hoaks!
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menjamin keselamatan netizen yang mengkritik menu MBG.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menjamin keselamatan netizen yang mengkritik menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial.
Ia menjamin netizen yang mengupload menu MBG yang tidak sesuai standar bakal di media sosial tidak akan dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Baca juga: SMAN 1 Kendal Pamer ke Menteri Zulhas, Mampu Sulap Makanan Sisa MBG jadi Pupuk Cair
Pengupload juga tidak akan mendapatkan intervensi dari pihak manapun. Namun, ia berpesan, kritikan itu harus berbasis fakta di lapangan.
"Aman (upload di media sosial) enggak ada (diintervensi oleh pihak tertentu). Selama tidak menyebarkan hoaks tidak akan kena UU ITE," kata Nanik kepada Tribun selepas rapat koordinasi MBG dengan Pemprov Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Selasa (3/3/2026).
Nanik berpesan, para warga yang hendak mengkritik menu MBG di media sosial harus menyertakan data lengkap seperti nama sekolah, nama SPPG, lokasi sppg dari tingkat desa, Kecamatan hingga nama kabupaten.
Tujuan informasi detail itu untuk memudahkan petugas melakukan tindak lanjut dari informasi tersebut.
"Kami ketika dapat data lengkap, hari itu juga kami tindak lanjuti," terangnya.
Ia mengaku, BGN kekurangan tenaga pengawas kualitas MBG.
BGN saat ini hanya memiliki 70 orang pengawas untuk memantau lebih dari 24.443 SPPG di seluruh Indonesia.
"Maka dari itu, kami butuh bantuan pengawasan dari masyarakat tapi tolong sertakan data lengkap biar kami segera tindak lanjuti dengan menutup SPPG yang melanggar," tuturnya.
Menurut Nanik, selama ini informasi yang beredar di media sosial memang ada yang benar.
Namun, adapula informasi yang hoaks seperti ada kesalahan menu MBG tahun sebelumnya diupload di media sosial akhir-akhir ini.
"Jangan video yang sudah tahun lalu di viralkan lagi. Ya kan? Itu kan jadi kayak punya tujuan-tujuan lain," terangnya.
Sekolah Boleh Tolak MBG
Nanik juga mempersilahkan kepada sekolah untuk menolak bagi yang tidak mau menerima MBG.
| Ombudsman Jateng Turun Tangan Lindungi Siswa SMK yang Diintimidasi Usai Tolak Program MBG di Kudus |
|
|---|
| Gubernur Ahmad Luthfi Sidak LPG di Karanganyar: Stok Aman dan Tidak Ada Penimbunan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Rabu 8 April 2026: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir |
|
|---|
| 80 Persen Tulang Punggung PAD Pemprov Jateng Terganjal Program Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Nasib Pengungsi Tanah Gerak di Jateng, Dari Lahan Perhutani Menuju Hunian Tetap Bersertifikat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260303_Wakil-Kepala-Badan-Gizi-Nasional-BGN-Nanik-Sudaryati-Deyang_1.jpg)