Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Waspada Downburst! Memahami Penyebab Rentetan Angin Kencang di Semarang dan Sekitarnya

Hujan deras yang disertai angin kencang kembali menjadi tajuk utama di berbagai wilayah Jawa Tengah pada awal Maret 2026.

Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
TUMBANG - Sebuah pohon trembesi roboh di ruas Jalan Suratmo, Semarang Barat, Kota Semarang, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Pohon tersebut menimpa mobil pribadi Honda Brio putih yang terparkir di tepi jalan saat hujan lebat dan angin kencang melanda kawasan tersebut. 

TRIBUNJATENG.COM - Hujan deras yang disertai angin kencang kembali menjadi tajuk utama di berbagai wilayah Jawa Tengah pada awal Maret 2026.

Dari Purbalingga, Semarang, hingga pesisir Batang, pohon-pohon tumbang dan kerusakan infrastruktur menjadi bukti nyata kekuatan alam ini.

Namun, apakah ini hanya sekadar "hujan biasa"?

Baca juga: BREAKING NEWS Hujan Angin Terjang Purbalingga, Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan Utama

Secara ilmiah, ada kombinasi beberapa faktor atmosfer yang membuat awal tahun 2026, khususnya bulan Januari hingga Maret, menjadi periode yang sangat fluktuatif.

1. Puncak Musim Hujan dan Awan Cumulonimbus

Januari hingga Maret 2026 merupakan periode puncak musim hujan untuk wilayah Jawa Tengah. Pada masa ini, kelembapan udara sangat tinggi, yang memicu pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) secara masif.

Awan hitam pekat yang menjulang tinggi seperti menara ini menyimpan energi besar.

Angin kencang yang kita rasakan (sering disebut downburst) terjadi ketika massa udara dingin dari dalam awan turun ke permukaan bumi dengan kecepatan tinggi dan menyebar ke segala arah.

2. Aktivitas Bibit Siklon Tropis di Selatan Jawa

Memasuki Maret 2026, BMKG mendeteksi adanya aktivitas Bibit Siklon Tropis (seperti kode 90S) yang tumbuh di Samudra Hindia, tepat di selatan Pulau Jawa.

Meskipun pusat badai ini berada di laut, ia bekerja seperti "vakum raksasa" yang menarik massa udara di sekitarnya.

Hal ini menyebabkan:

Peningkatan kecepatan angin di daratan (Jawa Tengah).

Pembentukan area konvergensi (pertemuan angin) yang memicu hujan ekstrem.

Gelombang laut tinggi di pesisir selatan.

POHON TUMBANG - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Rabu (4/3/2026) sore. Menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan sempat menutup akses jalan di beberapa titik.
POHON TUMBANG - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Rabu (4/3/2026) sore. Menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan sempat menutup akses jalan di beberapa titik. (TRIBUN JATENG/Ist. Polsek Bobotsari)
Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved