Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Luthfi Bantah Bersama Fadia saat OTT Bupati Pekalongan 

BUPATI Pekalongan, Fadia Arafiq, mengaku sedang bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, ketika ditangkap KPK, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Kamis 5 Maret 2026 

Sebelumnya, KPK menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, bersama ajudan dan orang kepercayaannya lewat OTT di Semarang, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Selanjutnya, pada Selasa pagi, ketiga orang yang tertangkap di Semarang langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kemudian, KPK juga menangkap 11 orang lain dalam rangkaian OTT tersebut, termasuk Sekda Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar. 

Bantahan Luthfi

Dalam kesempatan terpisah, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, membantah pernyataan Fadia bahwa bupati Pekalongan itu ditangkap KPK saat bersama dirinya.

"La yang nuding siapa? Ditangkapnya (Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq--Red) kita saja ndak ada yang tahu," kata Luthfi, saat dikonfirmasi Tribun Jateng, Rabu (4/3/2026).

Kendati demikian, Luthfi mengakui, ada pertemuan dengan Fadia Arafiq di kediaman pribadinya di Kota Semarang, pada Senin (2/3/2026) malam.

Menurut Luthfi, pertemuan itu tidak hanya dihadiri Fadia, tetapi juga ada kepala daerah lainnya, seperti Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, dan Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani.

Mereka ke rumah pribadi Luthfi untuk membahas rapat koordinasi MBG yang dilakukan di Gedung Grhadika Bhakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng, pada keesokan harinya, Selasa (3/3).

"Memang malam (Senin, 2 Maret) ada Bupati Tegal, Wakil Bupati Purbalingga, dan Bupati Pekalongan (Fadia Arafiq) ke rumah karena kan besok (Selasa, 3 Maret) pagi ada rapat MBG," ucapnya.

Di sisi lain, KPK mengaku tidak punya informasi adanya pertemuan antara Fadia dan Lutfhi dalam rangkaian OTT.

“Selama kami ada di Posko, itu enggak ada informasi itu,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (4/3/2026). 

Asep hanya membenarkan bahwa penangkapan terhadap Fadia memang dilakukan di Semarang, bukan di Pekalongan.

“Pada akhirnya setelah dari Pekalongan itu, tim ada yang bergerak ke Semarang. Bahkan hampir kehilangan yang bersangkutan gitu,” ujarnya. 

“Di hampir tengah malam baru ketemu. Tengah malam itu baru ketemu dan bisa diamankan,” sambungnya. (Iwan Arifianto/Kompas.com) 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved