Berita Kabupaten Pekalongan
Plt Bupati Pekalongan Sukirman Minta Maaf: Tak Ada Instruksi Larang Wartawan Meliput
Sukirman minta maaf kepada awak media terkait adanya miskomunikasi dalam pembinaan birokrasi oleh Gubernur Jateng di Pemkab Pekalongan.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
Sukirman menegaskan, bahwa tidak ada hal yang dirahasiakan dalam kegiatan tersebut karena sifatnya hanya pembinaan internal bagi jajaran birokrasi.
Dia menduga, insiden yang membuat sejumlah wartawan sempat tidak bisa masuk kemungkinan terjadi akibat miskomunikasi antara protokol Pemprov Jateng dan protokol Pemkab Pekalongan.
"Tidak ada yang dirahasiakan dalam kegiatan ini, hanya pembinaan internal."
"Kalau ada teman-teman yang sempat tidak bisa masuk, itu kemungkinan ada miskomunikasi," katanya.
Sukirman pun kembali menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat sedikit pun untuk menghalangi kerja jurnalistik.
"Sekali lagi kami mohon maaf. Saya pribadi tidak mungkin menghalangi wartawan untuk melakukan peliputan," tegasnya.
Tanggapan Gubernur Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan dirinya tidak pernah memerintahkan pelarangan terhadap media untuk meliput kegiatan di Lingkungan Pemkab Pekalongan pasca OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, di aula Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (9/3/2026).
Menurut Ahmad Luthfi, dirinya datang ke Kabupaten Pekalongan hanya untuk memberikan pengarahan kepada jajaran pemerintah daerah setelah terjadinya OTT terhadap kepala daerah setempat pada 3 Maret 2026.
"Kalau soal pelarangan, tanyakan ke pemerintah daerah di sini."
"Saya hanya datang untuk memberikan pengarahan pasca OTT KPK Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pada 3 Maret 2026," kata Ahmad Luthfi.
Dia kembali menegaskan bahwa tidak pernah ada instruksi darinya untuk melarang wartawan meliput kegiatan pemerintahan maupun perkembangan kasus yang sedang ditangani KPK.
"Saya tegaskan lagi, saya tidak pernah memerintahkan melarang media," ujarnya.
Baca juga: Berburu Takjil Gratis di Doro Pekalongan, Warga Antre Warteg Mak Iyah Jelang Magrib
• BGN Wajibkan SPPG Tiap Hari Upload Harga Bahan Baku Menu MBG
• Pikap Tak Kuat Nanjak dan Terguling di Sempor Kebumen, 3 Penumpang Tewas
Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa fokus kedatangannya adalah memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal meskipun Bupati definitif sedang menjalani proses hukum.
Dia juga meminta seluruh aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah tetap bekerja secara profesional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, dia mengingatkan agar jajaran pemerintah daerah tetap menjaga integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas, sekaligus menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di KPK.
Wartawan Dilarang Meliput
Sukirman
Sukirman Plt Bupati Pekalongan
Pemkab Pekalongan
Ahmad Luthfi
Pemprov Jateng
Tribunjateng.com
Deni Setiawan
| Sukirman Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak Kabupaten Pekalongan Hingga 2027 |
|
|---|
| BPKD Kabupaten Pekalongan Genjot PBB-P2, Target Rp 28 Miliar Dikejar Hingga Akhir Tahun |
|
|---|
| Penjaringan Ketua KONI Pekalongan Resmi Dibuka, Proses Transparan Jadi Prioritas |
|
|---|
| Masuk Ritel Modern, UMKM Kabupaten Pekalongan Ditempa Melalui Pelatihan Manajerial |
|
|---|
| Mobil SPPG Tiba-tiba Hilang Kendali dan Terguling di Kesesi Pekalongan, Sopir Heran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260309-_-Plt-Bupati-Pekalongan-Sukirman.jpg)