Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Longsor Lagi, Akses ke Desa Tempur Jepara Tertutup Total

Tebing setinggi kurang lebih 100 meter dengan lebar 75 meter di Jalan Damarwulan-Tempur, Jepara, longsor lagi, pada Selasa (10/3/2026) malam.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Kamis 12 Maret 2026 

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, merespons terjadinya bencana tanah longsor yang melanda akses jalur utama menuju Desa Tempur dengan pengajuan anggaran kebencanaan ke Pemerintah Pusat.

Wiwit, sapaan akrabnya, membenarkan bahwa akses jalur utama menuju Desa Tempur tertutup material longsor.

Namun, upaya evakuasi material longsor terus dilakukan agar akses jalan cepat terbuka.

"Akses jalan ke Tempur tertutup kembali di jalur utama. Namun langsung dikerjakan agar batu-batu dan material longsor yang menutup jalan bisa dievakuasi dengan alat berat," kata Wiwit.

Dia menyatakan, Pemkab Jepara juga mengajukan anggaran penanganan bencana kepada Pemerintah Pusat.

Pengajuan anggaran dilakukan untuk penanganan satu ruas jalan yang saat ini mengalami longsor cukup besar.

Dengan harapan bisa terealisasi sesuai dengan kebutuhan.

Dia menegaskan, Desa Tempur merupakan bagian dari prioritas yang harus ditangani dan diperhatikan Pemkab Jepara.

Sejauh ini, akses menuju Desa Tempur hanya mengandalkan satu jalur saja melalui Damarwulan-Tempur.

Sementara jalur kedua melalui Medani, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, hanya sampai di Dukuh Kaliombo.

Dengan beragam potensi yang dimiliki Desa Tempur, baik di bidang wisata, kekayaan alam, pertanian, hingga produk kreativitas masyarakat, pemerintah daerah tengah menggarap pembukaan akses jalur baru melewati Sumanding-Duplak.

Yaitu jalur alternatif melewati Desa Sumanding, Kecamatan Kembang menuju Dusun Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling kurang lebih sepanjang 6-7 kilometer.

Pembukaan jalur alternatif ini sudah mulai dikerjakan pada 2026, diharapkan terbangun (akses terbuka) pada 2027. 

"Kami juga tengah upaya membuka jalur alternatif melalui Sumanding-Duplak kawasan Perhutani. Kami targetkan terbangun pada 2027 mendatang. Ini sebagai jalur alternatif ketika jalur utama terdampak bencana," tuturnya. (Saiful Ma'sum)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved