Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Lebih dari 5.400 Kendaraan Lewati Tol Bawen-Ambarawa pada Awal Arus Mudik

Jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 6 ruas Ambarawa–Bawen mulai dimanfaatkan para pengguna kendaraan pada masa mudik pada Lebaran 2026.

Tayang:
TRIBUN JATENG
Tribun Jateng/Tri Susanto 

Direktur Utama PT JJB, Dwi Winarsa memastikan, jalur tersebut telah aman digunakan kendaraan kecil.

“Posko pengamanan telah disiapkan untuk mendukung operasional selama masa mudik,” ujarnya.

GT Kalikangkung

Sementara itu, arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan di Jawa Tengah.

Pada Sabtu (14/3/2026) sore, puluhan ribu kendaraan terpantau melintas melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang dan Solo.

Berdasarkan data rekapitulasi lalu lintas dari pengelola tol, tercatat 23.691 kendaraan keluar dari GT Kalikangkung menuju arah Semarang dan Solo, sejak pukul 06.00 hingga 19.00.

Pada saat yang sama, arus kendaraan yang masuk dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta melalui gerbang yang sama tercatat 10.986 kendaraan.

Lonjakan arus kendaraan mulai terlihat sejak pagi hari dan terus meningkat menjelang siang hingga sore.

Pada Sabtu pagi, dalam kurun waktu enam jam saja dari pukul 06.00-12.00, tercatat 10.688 kendaraan telah melintas menuju wilayah Semarang dan Solo.

Puncak kepadatan sementara terjadi, pada pukul 11.00-12.00, dengan 2.183 kendaraan melintasi gerbang tol hanya dalam waktu satu jam.

Kepadatan kembali meningkat pada siang hingga sore hari dengan volume kendaraan mencapai 2.590 kendaraan pada pukul 14.00-15.00.

Di sisi lain, Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan, pihaknya terus memantau arus kendaraan di jalur tol maupun jalur pantura untuk memastikan kelancaran arus mudik.

Menurutnya, hingga saat ini kondisi lalu lintas di wilayah Batang masih terpantau normal, meskipun peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat.

“Untuk saat ini melihat karakteristik jalur di wilayah Batang, titik-titik rawan kemacetan masih terpantau normal. Namun kami tetap mengantisipasi faktor-faktor yang berpotensi menimbulkan ketersendatan arus kendaraan,” kata Eka kepada Tribun Jateng, Minggu (15/3/2026). (Reza Gustav/Tito Isna Utama)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved