Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Motif Cemburu, Duduk Perkara Pria WNA Tewas Dicor Semen, Ditemukan di Cilacap

Motif di balik kasus pembunuhan terhadap warga negara asing (WNA) asal Singapura berinisial SS (80) diungkap Kapolresta Cilacap.

Tayang: | Diperbarui:

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Motif di balik kasus pembunuhan terhadap warga negara asing (WNA) asal Singapura berinisial SS (80) mulai terkuak.

Dari hasil penyelidikan kasus tersebut dipicu dugaan rasa cemburu.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono mengungkapkan, korban diketahui memiliki kedekatan dengan seorang perempuan yang telah memiliki pasangan.

“Motif sementara karena cemburu. Korban diduga memiliki hubungan dekat dengan seorang perempuan yang sudah memiliki pasangan,” ujar Kombes Pol Budi, Jumat (27/3/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS: WNA Singapura Tewas Dicor di Cilacap, 2 Pelaku Ditangkap, Dalang Masih Diburu

Kasus Pemuda Brebes Tewas Tabrak Tiang Karena Dikejar Polisi di Pacitan, Berakhir Damai?

Dalam penyelidikan, pasangan perempuan tersebut diduga merupakan satu dari tiga tersangka yang terlibat dalam kasus ini.

“Diduga ada hubungan dengan salah satu tersangka, sehingga memicu rasa cemburu yang berujung pada aksi pembunuhan,” jelasnya.

Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui sempat dilaporkan hilang setelah terakhir terlihat pada 16 Februari 2026 saat menuju Bogor Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga mengendarai mobil Toyota Raize berwarna biru dengan nomor polisi B 2502 N saat meninggalkan Jakarta.

Korban merupakan pria asal Singapura yang tinggal di kediaman anaknya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam kronologi sementara, peristiwa pembunuhan terjadi pada 16 Februari 2026 sekira pukul 19.30 di sebuah rumah di Sukabumi, Jawa Barat.

Korban diduga diserang secara tiba-tiba oleh para pelaku saat berada di rumah tersebut.

Pelaku berinisial H berperan sebagai eksekutor yang memukul korban menggunakan batang bambu hingga tidak berdaya.

Sementara itu, pelaku K membantu membekap mulut korban agar tidak berteriak saat kejadian berlangsung.

“Korban dipukul hingga lemah, lalu dibekap agar tidak melawan,” ungkap Kapolresta Cilacap.

Baca juga: Sosok WNA yang Jasadnya Ditemukan Dicor di Cilacap, Pelaku Sempat Membawa Keliling

Insiden Lokomotif KA Kamandaka Mati Mesin di Petak Purwokerto-Karangandul, 3 KA Terdampak

Setelah korban tak berdaya, tubuh korban kemudian dililit menggunakan lakban pada bagian tangan, kaki, serta mata.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved