Berita Jateng
Waspada! Ribuan Kasus Campak Tersebar di Jateng, Ini Daerah Paling Terdampak
Penyebaran penyakit campak di Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan signifikan hingga akhir Maret 2026.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyebaran penyakit campak di Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan signifikan hingga akhir Maret 2026.
Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 1.757 kasus suspek campak tersebar di 35 kabupaten/kota.
Dari jumlah tersebut, lima daerah dinilai telah memenuhi kriteria kejadian luar biasa (KLB), yakni Cilacap, Klaten, Pati, Brebes, dan Kudus.
Kondisi ini memicu kewaspadaan tinggi dari pemerintah daerah dan tenaga kesehatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jawa Tengah, Heri Purnomo, menyampaikan bahwa upaya pengendalian terus dilakukan melalui pelacakan kasus dan program Outbreak Response Immunization (ORI).
“Jadi sampai akhir Maret total ada 1.757 suspek campak di 35 kabupaten/kota.
Kemudian memang ada 5 kabupaten kota yang mengalami peningkatan kasus ya dan sudah memenuhi kriteria KLB,” ungkap Heri melalui sambungan telepon, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Visualisasi Jalan Penyaliban Yesus di Bongsari Semarang Jadi Ruang Refleksi Umat Katolik
Meski belum ada penetapan resmi KLB dari pemerintah daerah, secara medis dan epidemiologi kondisi tersebut sudah memenuhi indikator KLB.
Kudus Tertinggi, Cilacap Terbanyak Positif
Data Dinkes menunjukkan bahwa jumlah suspek campak tertinggi berada di Kudus dengan 228 kasus, diikuti Brebes sebanyak 126 kasus dan Banyumas 120 kasus.
Sementara itu, kasus yang telah terkonfirmasi positif campak paling banyak ditemukan di Cilacap dengan 21 kasus, disusul Pati 18 kasus dan Banyumas 14 kasus.
“Yang positif campak ada 114 di Jateng,” katanya.
Lonjakan kasus campak di Jawa Tengah mulai terlihat sejak Januari 2026 dan terus dipantau hingga saat ini.
Meski demikian, tidak ada laporan kematian akibat penyakit tersebut.
“Memang peningkatan kasus paling tinggi itu di bulan Januari,” ujarnya.
| Ahmad Luthfi dan KDM Bertemu di Jakarta, Asyik Ngobrol Penuh Canda Tawa |
|
|---|
| Waspada 20 Kasus Campak Ditemukan di Pati, Dinkes Tetapkan Status KLB dan Siapkan Vaksinasi |
|
|---|
| BULOG Fasilitasi Penyaluran Tebu Petani Blora ke Pabrik Gula, Jamin Serapan dan Harga Lebih Pasti |
|
|---|
| Penumpang KA Serayu dari Pasarsenen Bisa Refund Tiket 100 Persen Karena Batal Berangkat |
|
|---|
| Siapkan Kamera! Pink Moon Bisa Diamati di Seluruh Indonesia Mulai Magrib hingga Menjelang Subuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260403_campak.jpg)