Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Banjir Datang saat Warga Trimulyo Kerja Bakti Tambal Tanggul 

Banjir datang saat warga Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak bekerja bakti menambal tanggul Sungai Tuntang. 

TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Senin 6 April 2026 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Warga Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak menceritakan detik-detik jebolnya tanggul Sungai Tuntang, pada Jumat (3/4/2026).

Peristiwa ini kemudian membuat sejumlah desa banjir.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Sabtu (4/4/2026), 10 desa di 4 kecamatan dilaporkan terdampak. 

Ma'arif (38), warga setempat mengatakan, pada Kamis (2/4/2026), kondisi air nyaris setinggi tanggul dan terus bertambah hingga limpas dan mengikis konstruksi tanggul.

Ma'arif bercerita, pada Jumat pagi, sejumlah perangkat desa mengumumkan dan meminta warga untuk membendung sejumlah titik tanggul yang mulai limpas.

"Pagi jam 7 itu sudah siaran rame, tapi Bapak RT Bapak RW semuanya, sama perangkat desa sudah bendung yang hampir keseluruhan limpas semua karena debit air yang sangat-sangat tinggi, akhirnya dibendung tetap limpas," ungkap Ma’arif. 

Saat itu Ma'arif bersama rekan-rekannya berada di titik tanggul yang mulai longsor.

Upaya pemancangan dan pembendungan sudah dilakukan dengan peralatan seadanya, namun debit air terlalu tinggi hingga berakhir jebol.

"Ada satu titik yang mengalami ambles, kemudian saya sendiri yang mengerjakan termasuk ada teman-teman, sekitar 9 orang, matoki, dikasih terpal, ternyata tetap tidak kuat jebol," tuturnya. 

Saat ini rumah Ma'arif mengalami kerusakan parah akibat banjir sehingga anak dan istrinya diungsikan di rumah saudara. 

Senada, Samsul Hidayat (38), mengungkapkan, ikut bergotong royong membendung air di tanggul Sungai Tuntang yang mulai melimpas.

"Antara air dan tanggul sudah sejajar, kemudian siang hari seluruh masyarakat keluar untuk bendung itu cuma sudah tidak terkondisikan," kata Samsul. 

Namun karena debit air kian meninggi dan satu titik tanggul rusak, warga akhirnya berhamburan kembali ke rumah masing-masing untuk menyelamatkan barang berharga.

"Karena sudah saking tingginya semua ke rumah masing-masing untuk menyelamatkan barang yang tersisa itu," beber dia. 

Kini warga membutuhkan bantuan logistik berupa makanan dan pakaian.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved