Berita Semarang
Serunya Mini Mural Fest: Saat Musik Indie dan Visual Estetik "Sembunyi" di Perkampungan Semarang
Ananda Rizky, seorang remaja, tampak asyik berdiri di sudut gang Kampung Patemesan, Pekojan, Semarang, Minggu (12/4/2026) sore.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: raka f pujangga
Sejumlah penampil seperti Loon, Grafost, Ablrr x Pig dan Last Cigarette turut meramaikan acara.
Selain musik, festival ini juga menghadirkan berbagai aktivitas lain yang bisa diikuti pengunjung, sehingga menciptakan suasana yang lebih interaktif.
Baca juga: Puncak Festival Balon Udara Wonosobo Hasilkan 3,23 Ton Sampah, DLH Siapkan Konsep Zero Waste
Winatra berharap, kegiatan seperti ini bisa membuka peluang baru bagi pengembangan ruang seni di perkotaan.
“Harapannya kota seperti Semarang bisa punya kegiatan seni yang lebih inklusif, bisa hadir di berbagai tempat, termasuk kampung-kampung,” jelasnya.
Di Patemesan, malam itu, gang sempit tak lagi sekadar jalur lalu-lalang. Ia berubah menjadi ruang temu antara seni, warga, dan pengalaman baru yang tak terduga. (Rad)
| Hujan Ekstrem di Ngaliyan Semarang, Tembok Setinggi 20 Meter Roboh Timpa Rumah Warga |
|
|---|
| Teladani Sosok Mbah Syafii, Warga Lintas Kecamatan di Semarang Ikuti Kirab Budaya |
|
|---|
| Forbasi Rakernas Perdana di Semarang, Dorong Baris-berbaris Jadi Olahraga Prestasi |
|
|---|
| Kisah Raina, Atlet Tembak Cantik Asal Semarang Bisa Lulus Kuliah S1 di SCU dalam Waktu 3,5 tahun |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Semarang Minggu 12 April 2026: Potensi Hujan Petir, Warga Diminta Waspada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260412_kampung-Petemesan-Semarang_1.jpg)