Tribunjateng Hari ini
Bus Trans Jateng Terbakar di Gajahmungkur
Sebuah Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng terbakar di Jalan S Parman, Kota Semarang, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 12.00.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Sebuah Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng terbakar di Jalan S Parman, Kota Semarang, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 12.00.
Peristiwa itu terjadi di pertigaan Jalan Merapi, Kecamatan Gajahmungkur.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, insiden bus terbakar itu membuat arus lalu lintas di jalan, yang menghubungkan pusat Kota Semarang dan Banyumanik, tersebut tersendat.
Dalam foto dan video yang beredar di media sosial, terlihat asap membumbung dari bagian depan bus berwarna merah dengan nomor unit bus 13 tersebut.
Bus berpelat nomor H 7586 OC itu tampak berhenti di badan jalan, tepatnya di depan Kantor Kelurahan Gajahmungkur.
Sementara sejumlah pengendara lain sepeda motor dan mobil berusaha melintas dengan hati-hati di sekitarnya.
Informasi yang diterima Tribun Jateng, saat kejadian bus tersebut melaju dari arah RSUP dr Kariadi menuju Jatingaleh.
Sebelum tiba di lokasi kejadian, dari bawah depan bus sudah keluar asap.
Selanjutnya, terlihat api muncul dari bagian yang sama.
Baca juga: Petugas Sibuk Fogging dan Pasang Perangkap Tikus di Asrama Haji Donohudan
Asap yang mulanya berasal dari depan bus kemudian merembet ke belakang bus.
Kemudian para penumpang, sekitar 10 orang, keluar dari belakang bus.
Mereka lantas dioper ke Trans Jateng lainnya.
Api berhasil dipadamkan dengan alat pemadam api ringan (APAR), bantuan warga yang melintas, pihak kelurahan, dan toko sekitar lokasi.
Tak berselang lama kemudian Tim Damkar Kota Semarang datang.
Tim Damkar langsung melakukan pendinginan bagian dalam bus menggunakan air. Selanjutnya, bus didorong agar tidak menutup pertigaan jalan.
Rizky, pengendara yang saat itu melintas di Jalan S Parman, mengaku melihat langsung momen ketika asap hitam mulai keluar dari bagian kanan belakang bus.
Situasi berubah cepat dari biasa menjadi panik.
“Saya lagi lewat situ, tiba-tiba lihat asap hitam tebal dari bus. Saya lihat orang turun dari bus pas asap ngepul, mungkin penumpang,” ujar Rizky kepada Tribun Jateng.
Menurut Rizky, kepanikan tak berlangsung lama karena petugas Trans Jateng terlihat sigap menangani kondisi tersebut.
Rizky melihat petugas berlari sambil membawa APAR untuk mengantisipasi kebakaran lebih besar.
Meski begitu, kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas Jalan S Parman.
Kendaraan yang melintas melambat, bahkan sempat menjadi tontonan pengguna jalan yang melintas, sehingga terjadi antrean.
“Jadi macet, kendaraan ngerem, dan (melaju) pelan semua,” kata dia. (Rezanda Akbar D)
| Semarak Kota Kreatif Jateng, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Bisa Padukan Tradisi dan Modernitas |
|
|---|
| BPBD: Efek El Nino Bikin Kemarau Lebih Lama, Pemprov Jateng Persiapkan Kebutuhan Air Bersih Warga |
|
|---|
| Keluarga Tak Tahu, Anak yang Masih Bersekolah SMP Hamil akibat Dicabuli Ayah Kandung |
|
|---|
| Di Wonosobo, Hipertensi dan Obesitas Tinggi Jadi Temuan Penyakit Tertinggi dalam Program CKG |
|
|---|
| Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi, Enam Hari Setelah Dilantik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Minggu-19-April-2026.jpg)