Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Waspada! Kemarau di Kendal Tahun Ini Diprediksi Lebih Panas dan Panjang

Musim kemarau di Kabupaten Kendal diprediksi akan terjadi mulai Mei, dengan puncaknya sekitar bulan Agustus 2026.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
MUSIM KEMARAU - Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kendal, Iwan Sulistyo memaparkan kondisi cuaca di Kendal, Selasa (21/4/2026). Saat musim kemarau tiba pada Mei - Agustus, BPBD menyiapkan 100 tangki air bersih untuk kebutuhan warga. 

Dia pun meminta warga untuk menyediakan tampungan air saat hujan turun sebagai antisipasi menuju musim kemarau.

"Warga bisa mulai menampung air untuk antisipasi. Karena biasanya saat musim kemarau itu beberapa wilayah di Kendal mengalami kekeringan," sambungnya.

Potensi Karhutla

Sebelumnya, Sekretaris BMKG Guswanto dalam rapat daring bersama Polri di Polres Kendal meminta warga mewaspadai fenomena El Nino Godzilla. 

Dalam kondisi ini, cuaca akan lebih terasa panas menyengat akibat adanya pemanasan suhu di Samudra Pasifik.

Menurutnya, fenomena ini berpotensi menyebabkan kemarau panjang di Indonesia bahkan berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Guswanto memprediksi, puncak musim kemarau di Indonesia akan terjadi pada Agustus hingga September.

"Fenomena ini pernah terjadi di Indonesia pada tahun 2015," terangnya. 

Selain meningkatkan risiko karhutla, kondisi ini juga diprediksi berdampak pada sektor pangan, termasuk potensi kenaikan harga beras.

"Dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga ekonomi, termasuk potensi kenaikan harga beras," imbuhnya.

Kabag SDM Polres Kendal Kompol Ryke Rhimadhila mengatakan pihaknya ikut bersiaga menghadapi potensi dampak El Nino Godzilla yang bisa menyebabkan karhutla dengan memperkuat koordinasi lintas sektoral. 

"Tentunya kami akan meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah Kabupaten Kendal,” ujar Ryke.

Baca juga: BPBD: Efek El Nino Bikin Kemarau Lebih Lama, Pemprov Jateng Persiapkan Kebutuhan Air Bersih Warga

Administratur KPH Perhutani Kendal Muhadi menambahkan pihaknya juga melakukan patroli rutin bersama Polri dengan mengecek titik-titik rawan kebakaran di hutan. 

Pihaknya juga mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran guna membuka lahan baru.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mengantisipasi dampak El Nino dan potensi karhutla di Kendal," tandasnya. (ags) 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved