Mahasiswa Unsoed Disekap
Mahasiswa Unsoed Disekap selama Berhari-hari oleh Sesama Mahasiswa
Seorang mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh sesama mahasiswa.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
Salsabila mengatakan, korban mengalami luka bakar serius akibat tindakan pelaku.
Korban akhirnya kembali ke rumah, pada Kamis (16/4/2026).
Namun, hp-nya baru bisa diambil oleh keluarga, pada Sabtu (18/4/2026).
Diintimidasi
Pihak keluarga menyatakan turut mengalami tekanan saat mencoba menindaklanjuti kasus yang dialami korban.
Pihak keluarga sempat menerima ancaman bahwa korban terancam tidak bisa kuliah di mana pun dan akan dilaporkan balik.
Di sisi lain, keluarga korban sempat mendatangi pihak kampus, pada Senin (20/4/2026), untuk mencari kejelasan.
Dalam proses tersebut, mereka mengaku mendapat tekanan verbal.
Keluarga korban didampingi Tribhata Banyumas akhirnya melaporkan kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan ke Polresta Banyumas, pada Senin (20/4/2026).
Dalam kesempatan terpisah, Juru Bicara Unsoed Dian Bestari membenarkan bahwa kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan dialami oleh salah satu mahasiswanya.
Keluarga korban sudah menemui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK), pada Senin (20/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pihak kampus mengarahkan keluarga korban untuk melaporkan kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan ke polisi. "Namun, sampai saat ini belum ada laporan kepada Satgas PPK," ujar Dian, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, kasus penyekapan dan penganiayaan dilatarbelakangi oleh dugaan kekerasan seksual yang dilakukan korban.
Dian menegaskan, Unsoed tidak menoleransi segala bentuk kekerasan di dalam kampus.
Mengenai dugaan kekerasan yang dilakukan korban, hal ini baru diterima oleh Satgas PPK Unsoed pada Selasa siang.
"Karenanya semua korban atau saksi diharapkan segera melapor kepada Satgas PPK," imbuhnya. (Permata Putra Sejati)
Penyekapan Mahasiswa Unsoed
Pelecehan Seksual di Unsoed
berita Unsoed
Tribunjateng.com
m syofri kurniawan
| Bupati: Dana Rp 15 Miliar Akhirnya Cair, 6.700 Petani di Pati Terdampak Gagal Panen tahun 2023 Lega |
|
|---|
| Banyumas Ngibing 2026, Pemkab Siapkan Acara 24 Jam Menari Nonstop, Ada Seniman Mancanegara Juga |
|
|---|
| Massa Lempari Bus Tahanan, Keluarga Korban Kasus Tongtek Maut Desa Talun Protes Vonis Hakim PN Pati |
|
|---|
| Hening Rasakan UMR Tak Sebanding Pengeluaran, Citra Purwokerto Kota Slow Living Dipertanyakan |
|
|---|
| Truk Angkut Tujuh Ton Paket Terbakar di Tol Semarang-Solo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Rabu-22-April-2026.jpg)