Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Jelang Iduladha, Harga Sapi di Kendal Mulai Merangkak Naik Hingga 15 Persen

Di kandang milik Komarudin itu, puluhan sapi dengan tubuh yang bersih berdiri tenang di tengah kerumunan pembeli jelang Iduladha. 

TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
CEK SAPI - Suasana di peternakan sapi untuk persiapan kurban di kandang milik Komarudin di Desa Rejosari, Kecamatan Ngampel, Minggu (26/4/2026). Meski hari raya iduladha masih jauh, geliat pembelian hewan kurban mulai ramai. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Aroma rumput segar menyeruak dari kandang sederhana di Desa Rejosari, Ngampel.

Di kandang milik Komarudin itu, puluhan sapi dengan tubuh yang bersih berdiri tenang di tengah kerumunan pembeli. 

Matanya seperti waspada. Sesekali juga terdengar lenguhan panjang, seolah ikut menghitung hari menuju Iduladha.

Meski pelaksanaan iduladha masih bulan depan, geliat jual beli hewan kurban di kandang milik Komarudin sudah mulai terasa sejak beberapa pekan lalu. 

Baca juga: Ayah Bejat dari Semarang, Dikunjungi Anak Jelang Iduladha Malah Dicabuli dan Diancam

"Alhamdulillah sudah mulai banyak yang cari sapi untuk hewan kurban," kata Komar, Minggu (26/4/2026).

Sembari memberikan pakan rumput di tiap kandang, Komar menepuk-nepuk punggung sapi miliknya. Mengisyaratkan agar sapi-sapi miliknya terus tumbuh dengan baik dengan kualitas pakan yang diberikan.

Sapi-sapi itu pun terlihat lahap mengunyah rumput segar yang diberikan Komar. Komar mengatakan, dirinya hanya memberikan pakan sapi berupa rumput segar. 

Dia percaya, langkah itu bisa menghindarkan potensi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk sapi-sapinya.

"Pakan cuma rumput. Tidak ada bekatul, apalagi ampas tahu," tuturnya.

Komar mengatakan, jumlah sapi yang ada di kandangnya tersisa 50 ekor. Dia membanderol sapi-sapi itu dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 23 hingga 30 juta.

Lebih lanjut, dia menuturkan harga sapi kini perlahan merangkak naik. Kondisi itu berbanding terbalik dengan pasokan sapi yang dikirim ke kandangnya justru mengalami penurunan.

"Harga naik ya sekitar 15 persen ada. Itu berdampak pada pasokan di kandang," sambungnya.

Menurutnya, kenaikan harga sapi terjadi imbas dampak PMK yang masih terasa menjelang perayaan iduladha.

"Dampak PMK kemarin kayaknya masih terasa. Sekarang harus benar-benar teliti saat mencari sapi untuk kurban," imbuhnya.

Seorang pembeli asal Brangsong, Pito nampak menyisir tiap sapi di kandang milik Komar yang akan digunakan untuk kurban. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved