Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Brebes

Kronologi Penjual Sayur di Bumiayu Dibegal Dini Hari saat Berangkat Cari Nafkah, Pelaku 6 Orang

Diperkirakan enam pelaku terlibat dalam aksi tersebut. Korban dipukul dan diinjak-injak hingga tak sadarkan diri

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Dok Polsek Bumiayu
MEMINTA KETERANGAN - Anggota Polsek Bumiayu saat mendatangi korban dan memintai keterangan. 

Ringkasan Berita:
  • Membawa uang Rp 2 juta, waryono penjual sayur berniat ke pasar Induk Bumiayu untuk membeli bahan jualan dini hari itu.
  • Namun, begal sadis malah mencegatnya.
  • Korban bahkan mendapatkan kekerasan fisik hingga tak sadarkan diri.

 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES – Kronologi pembegalan brutal di Bumiayu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kasus ini menimpa seorang menjual sayur yang sedianya hendak berangkat mengadu nasib.

Membawa uang Rp 2 juta, ia berniat ke pasar Induk Bumiayu untuk membeli bahan jualan dini hari itu.

Namun, begal sadis malah mencegatnya.

Korban bahkan mendapatkan kekerasan fisik hingga tak sadarkan diri.

Baca juga: Kronologi Adik Tusuk Kakak Kandung di Semarang, Ayah Berduka Kehilangan 2 Anak Sekaligus

Kronologi

Seorang tukang sayur warga Desa/Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mejadi korban pembegalan saat hendak berbelanja ke Pasar Induk Bumiayu pada Rabu (29/4/2026) dini hari.

Waryono (51), warga RT 10 RW 08 Kalibodas, saat itu tengah melintas di Jalan Bumiayu–Kalinusu saat akan menuju ke Pasar Induk Bumiayu untuk berbelanja kebutuhan dagangan seperti rutinitas hariannya.

Setibanya di lokasi kejadian, korban melihat sebuah sepeda motor terparkir di pinggir jalan.

Belum sempat curiga, gerobak yang dibawanya tiba-tiba ditendang dari belakang oleh pelaku.

Korban kemudian terjatuh dan mendapatkan kekerasan fisik oleh sekelompok orang.

Diperkirakan enam pelaku terlibat dalam aksi tersebut. Korban dipukul dan diinjak-injak hingga tak sadarkan diri.

Tak hanya itu, tas berisi uang lebih dari Rp2 juta yang hendak digunakan untuk berbelanja dirampas.

Setelah itu, korban didorong ke dalam saluran air di pinggir jalan.

Minimnya penerangan di lokasi diduga menjadi celah bagi pelaku untuk melancarkan aksinya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved