Berita Ungaran
Dishub Ungkap 85 Persen Kecelakaan di Exit Tol Bawen Akibat Human Error dan Kelebihan Muatan
Dishub Kabupaten Semarang melakukan kanalisasi kendaraan guna menekan fatalitas kecelakaan di Exit Tol Bawen.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: raka f pujangga
Selain itu, dia menyebut, pengaturan lampu lalu lintas di simpang tersebut memang perlu evaluasi.
Saat ini, terdapat tiga siklus yakni dari arah Semarang, arah salatiga, dan arah tol.
"Nah, memang kami belum punya solusi untuk yang dari dalam (tol) dibuang ke salatiga, tapi putarannya belum layak malah membahayakan di titik yang lain," paparnya.
Untuk solusi jangka panjang, Dishub ingin menghilangkan perpotongan dari arah tol menuju ke Semarang.
Langkah ini dinilai dapat menyederhanakan siklus lampu menjadi dua fase sehingga mengurangi antrean kendaraan saat lampu merah.
"Mudah-mudahan pada 2027, BPJN mulai memikirkan ini, kemudian pihak PTP sebagai pemilik lahan juga bisa mendukung untuk kepentingan bersama dengan menyediakan lahannya. Nantinya, itu digunakan untuk pengaturan perputaran arus sehingga tidak ada lagi perpotongan kanan," tuturnya.
Terkait ukuran dan posisi timer saat ini, sambung Djoko, perlu ditingkatkan agar lebih mudah terlihat oleh pengendara dari jarak jauh sehingga dapat mengantisipasi waktu berhenti dan mengurangi pengereman mendadak.
"Ke depan, kalau bisa timer diperbesar dan ditempatkan di lokasi yang lebih terlihat, supaya pengendara bisa membaca waktu dan mengerem secara bertahap,” ujarnya.
Lebih lanjut, Djoko mengungkapkan, saat ini sistem yang digunakan pada lampu apill di exit tol Bawen masih bersifat mandiri.
Meskipun telah dilengkapi dengan multiprogram yang disesuaikan berdasarkan hasil survei kondisi lalu lintas di lapangan, pihaknya berharap, sistem lampu apill bisa ditingkatkan.
Pihaknya mengusulkan penerapan sistem lalu lintas yang lebih canggih, seperti smart traffic system hingga Area Traffic Control System (ATCS).
Baca juga: 2 Kecelakaan Maut Terjadi Hampir Bersamaan di Pantura Kendal, 2 Pemotor Tewas Terlindas
Sistem smart memungkinkan pemantauan melalui CCTV dan pengaturan lampu secara jarak jauh, sementara ATCS mampu merespons kondisi lalu lintas secara otomatis menggunakan detektor.
"Kalau sudah ATCS, sistem bisa langsung menyesuaikan siklus lampu sesuai kondisi arus lalu lintas," katanya.
Meski demikian, ia mengakui, penerapan sistem tersebut masih bergantung pada dukungan anggaran dan kewenangan instansi terkait, mengingat lokasi tersebut merupakan bagian dari jalan nasional. (eyf)
| Siswa Asrama dan Panti Asuhan Semarang Belajar Menjaga Kesehatan Kulit dan Gigi Bareng Ahli |
|
|---|
| BREAKING NEWS Tanggul Sungai Legi Jebol, 13 Rumah di Desa Rowoboni Semarang Terendam Air |
|
|---|
| Viral Video Puluhan Pompa Air Hilang di Semarang, Ternyata Kejadian Aslinya di Magelang |
|
|---|
| Sopir Asal Pemalang Tewas Usai Tabrak Median Jalan dalam Kecepatan Tinggi di Tol Semarang-Solo |
|
|---|
| Sosok Salahuddin Al Ayyubi, Pelajar SMPN 1 Ungaran yang Jadi Jemaah Haji Termuda 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260505_Dishub-Kabupaten-Semarang-lakukan-kanalisasi-di-exit-tol-Bawen_1.jpg)