Tribunjateng Hari ini
Derita Bertubi-tubi Markonah: Cucu Tewas Kecelakaan Rumah Diterjang Longsor
Sebanyak 11 jiwa terdampak longsor di Kampung Kalialang Lama, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Derita bertubi-tubi menimpa Markonah (60), warga Kampung Kalialang Lama, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Pada saat rumahnya hancur akibat tanah longsor, dia harus kehilangan Ar Rasya Devinka Putri Azzah, cucu satu-satunya yang masih berusia lima tahun.
Cucu kesayangan Markonah yang selama ini tinggal serumah dengannya itu tewas dalam kecelakaan tragis di Turunan Silayur, Ngaliyan, Senin (4/5) lalu.
Peristiwa ini memukul batin Markonah yang kini harus berjuang di tengah keterbatasan tempat tinggal.
Markonah dan keluarganya kini mengungsi di rumah kediaman Sri Wahyuni (43), kerabatnya di kampung yang sama.
Nanda Tiarawati (25), ibu Ar Rasya, juga ikut mengungsi.
Markonah mengaku kini masih berduka, setelah sebelumnya kehilangan cucunya akibat kecelakaan lalu lintas.
"Sedih, saya habis kehilangan cucu, (cucu) kecelakaan," kata Markonah, saat ditemui Tribun Jateng di lokasi pengungsian.
Kondisi rumah Markonah saat ini sudah tidak layak huni.
Meski dinding-dinding bangunan sudah retak parah dan berpotensi roboh jika hujan deras kembali mengguyur, Markonah dan ibu korban sempat bertahan di sana sebelum situasi semakin membahayakan.
Kini, Markonah bersama anggota keluarga lainnya terpaksa menumpang di kediaman Sri Wahyuni, yang berada tepat di sebelah rumahnya.
Mengungsi
Sempitnya ruang gerak di pengungsian menambah beban fisik dan mental bagi para korban longsor.
“Total ada 9 orang dari 3 KK yang tinggal di rumah saya sekarang. Semoga pemerintah cepat menangani,” ucap Sri Wahyuni, Selasa.
Sri menjelaskan, longsor terjadi secara bertahap dan semakin parah setiap kali hujan turun. Ia bahkan merasakan langsung getaran tanah sebelum akhirnya ambruk.
| Polresta Pati Siap Jemput Paksa Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati |
|
|---|
| Pabrik Gula GMM Blora Berhenti Beroperasi, Karyawan Ikut Progam Detasering |
|
|---|
| Emak-emak di Desa Randusanga Kulon Brebes Semangat Setor Sampah Plastik, Ternyata Bisa Jadi Cuan |
|
|---|
| Arief Tergeletak Setelah Tabrak Truk Parkir di Pedurungan |
|
|---|
| Kapolresta Pati Bantah Oknum Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Kamis-6-Mei-2026.jpg)