Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Derita Bertubi-tubi Markonah: Cucu Tewas Kecelakaan Rumah Diterjang Longsor

Sebanyak 11 jiwa terdampak longsor di Kampung Kalialang Lama, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Kamis 6 Mei 2026 

“Keras getarannya itu kan aku pas di situ di depan rumah, iya getaran terus langsung ambruk itu,” ungkapnya. 

Menurutnya, longsor awalnya hanya terjadi di satu titik, namun perlahan merambat ke area lain hingga mengancam lebih banyak rumah warga.

“Yang awalnya sih cuman yang sini aja, yang tengah. Terus lama-lama kok mremen-remen (merambat--Red) gitu, merambat-rambat,” lanjutnya. 

Dia menambahkan, setiap kali hujan turun, tanah di lokasi tersebut terus mengalami pergerakan hingga menyebabkan bangunan runtuh.

“Setiap kali setelah diguyur hujan langsung ambruk,” katanya. 

Kian meluas

Sementara itu, Ketua RT 05 RW 01, Sabar Wahyudi menjelaskan, ancaman tanah longsor di wilayahnya kian meluas.

Berdasarkan pendataan terbaru, terdapat tujuh rumah yang berpotensi terdampak, dengan tiga rumah di antaranya sudah mengalami kerusakan total hingga tak lagi bisa ditinggali. 

Sabar mengatakan, terdapat 11 jiwa yang terdampak longsor tersebut.

"Area longsor luasnya itu sekirar 2.000 - 3.000 meter persegi. Kalau yang benar-benar roboh, ada ada tiga rumah dengan total 11 jiwa," kata Sabar).

Sabar menjelaskan, rumah-rumah warganya terdampak longsor bergantian, sejak 1-4 Mei.

Terbaru, longsor berlangsung Senin (4/5) malam, hingga pemilik rumah panik dan lari.

"Semalam itu setelah pemakaman adiknya ini (salah satu penghuni rumah--Red) pada duduk-duduk di sini, tiba-tiba terdengar pergerakan (tanah), langsung semua lari," ungkapnya.

Pantauan Tribun Jateng, Selasa (5/5/2026), tampak rumah yang berada di area utara titik longsor tersebut sebagian roboh, tepatnya di bagian samping dekat Sungai Kripik.

Begitupun di rumah di sisi selatan yang tampak rubuh di area belakang dekat dengan area longsor.

Bahkan hingga hari ini, tampak tanah masih berjatuhan di area paling tepi jalan masuk.

Sabar memaparkan, longsor tersebut terjadi sejak 2019.

Sebelumnya, kata dia, satu rumah warga sempat terdampak longsor pada tahun tersebut. 

"Selang 6-7 tahun ini sudah mulai (longsor) lagi," sebutnya. (Idayatul Rohmah)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved