Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bus ALS Terbakar di Muratara

Lolos dari Kobaran Api, Kisah Pasutri Asal Pati Keluar dari Jendela Bus ALS yang Terbakar

Pasutri asal Pati, Jawa Tengah menjadi korban selamat kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk BBM meski mengalami luka bakar serius.

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/dok Polres Musi Rawas Utara
PASUTRI - Pasangan suami istri (Pasutri) asal Pati, Jawa Tengah menjadi korban selamat kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk BBM milik PT Seleraya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang, 

Ringkasan Berita:
  • Di tengah kobaran api yang menghanguskan bus ALS di Jalinsum Muratara, Ngadiono dan istrinya, Jumiatun, berhasil lolos dari maut melalui jendela bus tepat sebelum kendaraan itu berubah menjadi tungku api. 
  • Meski selamat, pasangan asal Desa Tlogoayu, Pati ini harus menanggung luka bakar serius, di mana Jumiatun hingga kini masih tak sadarkan diri di ruang ICU. 
  • Ngadiono sempat merasakan firasat buruk sejak awal keberangkatan karena kondisi bus yang sering mogok dan dinilai tak layak jalan.

 

TRIBUNJATENG.COM - Pasangan suami istri (Pasutri) asal Pati, Jawa Tengah menjadi korban selamat kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk BBM milik PT Seleraya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang,

Pasutri tersebut adalah Ngadiono (44) dan istrinya Jumiatun (34), RT 5 RW 3 warga Desa Tlogoayu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Walaupun selamat dalam kecelakaan yang menewaskan sedikitnya 16 orang itu, kondisi mereka mengalami luka bakar serius.

Baca juga: Identitas Sopir Bus ALS, Pria asal Jateng Tewas Terbakar Bersama Belasan Penumpang

Ngadiono mengalami luka bakar serius pada bagian kepala meski masih bisa sadar dan diajak bicara.

Namun istrinya masih dalam kondisi tidak sadarkan diri di ruang ICU akibat luka bakar serius.

Berdasarkan informasi tidak hanya pasutri tersebut yang selamat, tetapi masih ada dua orang korban lain yang selamat.

Di balik peristiwa nahas itu, tersimpan firasat buruk yang sempat dirasakan Ngadiono saat keberangkatan.

Dia mengungkapkan, sejak awal dirinya sudah merasa tidak nyaman melihat kondisi bus yang dinilai tidak layak jalan.

"Dari awal berangkat itu ada masalah, sempat mogok juga dijalan," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Ngadiono kehilangan seluruh barang bawaannya dari pakaian, ponsel yang ikut terbakar di dalam bus.

Beruntung Ngadiono bisa selamat melalui jendela bus bersama istrinya ketika belasan orang lainnya tidak memiliki kesempatan yang sama.

KECELAKAAN - Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang tengah membawa puluhan penumpang dilaporkan oleng dan menghantam truk tangki BBM milik PT Seleraya  hingga memicu ledakan hebat yang menghanguskan kedua kendaraan di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.
KECELAKAAN - Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang tengah membawa puluhan penumpang dilaporkan oleng dan menghantam truk tangki BBM milik PT Seleraya  hingga memicu ledakan hebat yang menghanguskan kedua kendaraan di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang. (TRIBUN JATENG/dok Polres Musi Rawas Utara)

16 Tewas

Akibat insiden ini, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia. 

Para Korban yang tewas terdiri dari 14 penumpang bus ALS dan dua orang dari mobil tangki BBM. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved