Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Demam Dengue Serang Anak-Anak di Pegandon Kendal, Fogging Mulai Digencarkan

Satu bulan terakhir menjadi masa yang mencemaskan bagi warga RT 3 RW 2 Desa Karangmulyo, Kendal karena banyak diserang demam dengue.

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
Istimewa/PEMKAB KENDAL
FOGGING - Petugas Dinkes melakukan fogging mencegah kasus demam berdarah di RT 03 RW 02 Desa Karangmulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Jumat (8/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Lima anak di Desa Karangmulyo, Kabupaten Kendal, harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah terdiagnosis positif demam dengue dalam sebulan terakhir.
  • Menanggapi hal tersebut, Dinkes Kendal melakukan aksi fogging dan meluncurkan program "Simenik Cerah" untuk membasmi jentik nyamuk di sekolah-sekolah.
  • Pihak berwenang dan BMKG mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap lonjakan penyakit di musim pancaroba karena pola cuaca yang memicu perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Satu bulan terakhir menjadi masa yang mencemaskan bagi warga RT 3 RW 2 Desa Karangmulyo, Kendal.

Sebanyak lima anak dilaporkan tumbang dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah terjangkit demam dengue.

Di tengah cuaca pancaroba yang tak menentu, gigitan nyamuk pembawa penyakit ini mulai mengancam keselamatan warga, memaksa otoritas kesehatan setempat bergerak cepat melakukan tindakan darurat.

Baca juga: Tanpa DEET dan Ampuh 8 Jam, Ini Rekomendasi Lotion Anti Nyamuk yang Aman untuk Si Kecil

Kadus II Karangmulyo, Fajar mengatakan kelima korban yang masih anak-anak itu sempat menjalani perawatan di rumah sakit. 

Namun, kini bocah-bocah itu telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. 

"Iya, semuanya yang kena anak-anak. Sempat dirawat di rumah sakit tapi sekarang sudah pulang," katanya, Jumat (8/5/2026).

Fajar menuturkan, pihaknya kemudian meminta dilakukan fogging untuk memusnahkan nyamuk pembawa penyakit tersebut. 

Fogging menyasar ke sejumlah titik yang dinilai menjadi sarang perkembangan nyamuk.

"Kita minta fogging karena ada warga yang terkena dampaknya," tuturnya.

Penanggung Jawab Klaster IV Puskesmas Pegandon, Aries Khozin yang ikut dalam fogging di Karangmulyo menerangkan gejala awal penderita demam dengue sama, yakni mengalami demam tinggi. 

Penyakit ini merupakan tingkatan pertama sebelum menyasar ke demam berdarah dengue, dan dengue shock syndrome.

"Jadi, penyakit ini memang ada tiga tingkatan. Pertama demam dengue, lalu demam berdarah dengue, dan dengue shock syndrome. Gejala awalnya sama, yakni demam tinggi," tuturnya.

Adapun Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kendal, Agustinus Bambang Setyawan pihaknya langsung melakukan fogging seusai mendapatkan laporan tersebut.

Meski begitu, kasus demam dengue di Kendal belum menunjukkan tanda-tanda adanya lonjakan kasus.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved