Idul Adha
Menjelang Iduladha, Harga Kambing di Kudus Terkerek Naik
Momentum Iduladha menjadi ajang bagi para peternak kambing di Kabupaten Kudus untuk memanen hasil jerih payahnya.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Momentum Iduladha menjadi ajang bagi para peternak kambing di Kabupaten Kudus untuk memanen hasil jerih payahnya.
Kambing-kambing yang sebelumnya telah dirawat dengan penuh ketelatenan, kini saatnya dijual.
Satu di antara para peternak yang telah merasakan manisnya harga kambing menjelang momentum Iduladha yakni Slamet Budiono dan Karlin.
Keduanya merupakan anggota Kelompok Ternak Widoro Kandang. Kandang komunal yang menjadi hunian ternak mereka terletak di RT 3 RW 3 Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Baca juga: Pembantu Asal Batang Terjun Dari Lantai 4, Keluarga Menolak Damai
Baca juga: Tak Hanya BBM Harga Oli Ikut Naik! Lebih Mahal Rp 10 Ribu
Ada delapan peternak yang tergabung dalam kelompok ternak tersebut. Masing-masing anggota kelompok ternak ini memelihara rata-rata 5 sampai 6 ekor kambing peranakan etawa. Hampir setiap hari para anggota kelompok ternak ini memberi pakan kambing-kambing yang ada di kandang komunal. Tiba saatnya menjelang Iduladha, kambing-kambing mereka sebagian besar telah laku terjual.
“Dari total 60 ekor kambing yang ada di kelompok kami, ini sudah laku terjual 50 ekor,” kata Karlin saat ditemui di kandangnya, Selasa (12/5/2026).
Rata-rata harga kambing dari para peternak tersebut antara Rp 3,5 juta sampai Rp 6 juta per ekor. Harga tersebut menyesuaikan dengan kondisi besar dan kecilnya kambing.
Karlin menegaskan, kondisi harga kambing ini sudah mulai merangkak naik sejak sepekan. Taruhlah harga dengan ukuran sedang misalnya berada di kisaran Rp 4 juta per ekor, kali ini sudah naik menjadi Rp 4,5 juta.
“Kenaikan ini sudah terjadi sejak pekan lalu. Dan semakin mendekati Iduladha harganya akan terus naik,” kata Karlin.
Peternak lainnya, Slamet Budiono mengatakan, geliat penjualan kambing di kalangan para peternak pada tahun ini peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Dengan perbandingan sama yakni dua pekan menjelang Iduladha, jika sebelumnya taruhlah hanya mampu terjual dua atau tiga ekor, saat ini hampir semua kambing milik para peternak sudah laku.
“Kalau harganya kompetitif lah, karena banyak juga peternak lain yang juga menjual kambing pada momentum menjelang Iduladha,” kata Slamet.
Kenaikan harga kambing sebagai komoditas hewan kurban diprediksi akan terus mengalami lonjakan menjelang Iduladha. Ini menjadi penanda bahwa minat masyarakat muslim tetap tinggi untuk menjalankan ibadah kurban. Ini juga menjadi salah satu penggerak ekonomi, utamanya bagi para peternak yang merasakan untung dari hasil memelihara kambing.
Sebelumnya Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus memprediksi, untuk populasi hewan ternak bakal mengalami lonjakan menjelang Iduladha. Misalnya untuk sapi diperkirakan populasinya mencapai 4.583 ekor. Kemudian untuk kerbau diperkirakan mencapai 3.654 eko. Dan kambing diprediksi populasinya mencapai 38.900 ekor, sedangkan domba mencapai 17.500 ekor.
Untuk memfasilitasi warga yang hendak memotong hewan kurban, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus juga telah menyiapkan pelayanan pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang telah memiliki sertifikat halal. (Goz)
| Penampakan Sapi Bagong Kurban Prabowo di Magelang, Harga Rp 90 Juta |
|
|---|
| Penjual Pakan Ternak di Kebumen Ketiban Berkah Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Semarakkan Idul Adha 1446 H, Kompas Gramedia Salurkan Kurban untuk Masyarakat Sekitar |
|
|---|
| Kisah Sapi Blacky Sejak Usia 7 Hari Dirawat Peternak Muda Kabupaten Semarang, Kini Dibeli Rp80 Juta |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, DP4 Blora Imbau Warga Manfaatkan RPH untuk Penyembelihan Hewan Kurban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/MEMBERI-PAKAN-Seorang-peternak-tengah-memberi.jpg)