Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Otomotif

Tak Hanya BBM Harga Oli Ikut Naik! Lebih Mahal Rp 10 Ribu

Harga oli sepeda motor di Indonesia mulai mengalami kenaikan pada 2026. Sejumlah merek pelumas roda dua.

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/budi susanto
SERVIS BERKALA - Mekanik melakukan perbaikan dan servis berkala sepeda motor di bengkel kawasan Tembalang, Kota Semarang, belum lama ini. Biaya perawatan kendaraan roda dua mulai meningkat seiring kenaikan harga oli sepeda motor di sejumlah daerah pada 2026. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Harga oli sepeda motor di Indonesia mulai mengalami kenaikan pada 2026. Sejumlah merek pelumas roda dua, terutama untuk motor matik, tercatat mengalami penyesuaian harga dalam beberapa bulan terakhir.

Kenaikan ini dipicu berbagai faktor, mulai dari melonjaknya harga minyak mentah dunia, biaya distribusi, hingga pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Di sejumlah bengkel, kenaikan harga oli mulai dirasakan langsung konsumen.

Beberapa pemilik bengkel mengaku harga kulakan oli naik bertahap sejak awal 2026. 

Baca juga: Tipu-tipu Kiai Abi Jamroh Cabuli Santrinya di Jepara, Modus Nikah Siri Modal Rp100 Ribu

Baca juga: Aksi Brutal Pria Warga Jogomulyo Kebumen, Istri dan Ibu Mertua Tewas Dianiaya

Kenaikan rata-rata berada di kisaran Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per botol tergantung merek dan jenis pelumas.

“Sudah mulai naik beberapa bulan ini. Terutama oli matik dan oli synthetic,” ujar Yuli pemilik bengkel di wilayah Semarang Barat, Selasa (12/5/2026).

Kenaikan harga terjadi pada sejumlah merek populer di pasaran. Oli untuk motor matik yang sebelumnya berada di kisaran Rp70 ribuan kini mulai menyentuh Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per botol untuk jenis tertentu.

Sementara oli standar pabrikan juga mengalami penyesuaian meski tidak sebesar pelumas premium.

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Februari 2026 mencapai US$68,79 per barel.

Angka tersebut naik sekitar 6,8 persen dibanding bulan sebelumnya.

Bahkan pada Maret 2026, harga ICP kembali melonjak hingga menembus US$102,26 per barel.

Kondisi itu berdampak langsung pada industri pelumas karena bahan dasar oli atau base oil berasal dari hasil olahan minyak bumi.

Saat harga minyak mentah naik, biaya produksi pelumas otomatis ikut meningkat.

Tak hanya itu, sebagian besar bahan tambahan atau aditif oli masih bergantung pada impor sehingga fluktuasi dolar ikut memengaruhi harga jual di pasar domestik.

Beban Produksi dan Distribusi

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved