Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kenaikan Isa Almasih

Ibadah Padang, Cara Umat Kristiani Jepara Rayakan Kenaikan Isa Almasih

Umat Kristiani Jepara memiliki cara tersendiri dalam merayakan peringatan Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus.

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Istimewa
IBADAH PADANG - Ratusan umat Kristiani Jepara menggelar Ibadah Padang dalam rangka merayakan Kenaikan Isa Almasih, di kawasan Beach Side Villa Telukawur, Jepara, Kamis (14/5/2026). Mereka menyatu dengan alam dalam prosesi ibadah hingga suasana menyantap makanan bersama beralaskan pasir pantai dan beratap langit.  

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Umat Kristiani Jepara memiliki cara tersendiri dalam merayakan peringatan Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus.

Momentum perayaan naiknya Yesus ke surga pada hari ke-40 setelah kebangkitan atau disebut Hari Paskah, mengandung penuh makna bagi umat Kristiani.

Di Jepara, Ibadah Padang mewarnai perayaan Kenaikan Isa Almasih. Tahun ini Ibadah Padang digelar di kawasan Beach Side Villa Telukawur, Jepara, Kamis (14/5/2026).

Ratusan umat Kristiani di Jepara pada awalnya mengikuti prosesi ibadah di dalam sebuah gedung bangunan aula, kemudian diteruskan ibadah dan makan-makan di pinggir pantai sembari menikmati suasana alam langsung.

Gereja Injili Tanah Jawa (GITJ) Jepara dalam beberapa tahun terakhir menggelar peringatan Kenaikan Isa Almasih di ruang terbuka. Selain di Telukawur, ibadah serupa sebelumnya juga pernah dilakukan di kawasan Pantai Wonorejo dan bumi perkemahan.

Konsep outdoor dipilih agar jemaat dapat merasakan kedekatan secara langsung dengan alam selepas ibadah dilakukan.

Di mana ruang terbuka bagi jemaah Kristiani bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan ruang refleksi spiritual.

Melalui Ibadah Padang, perayaan Kenaikan Isa Almasih tidak hanya menjadi ritual keagamaan semata, namun juga momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Selain itu, juga upaya mempererat kerukunan, dan saling mengingatkan bahwa spiritualitas dapat tumbuh dari kedekatan manusia dengan alam.

Pendeta Gereja Injili Tanah Jawa (GITJ) Jepara, Danang Kristiawan mengatakan, peringatan Kenaikan Isa Almasih tahun ini mengandung makna yang mendalam, di mana setiap umat Kristiani sejatinya menjadi saksi kenaikan Yesus Kristus.

Dia mengajak para jemaat menjalankan ibadah untuk merenungi arti Kenaikan Yesus.

Ketika Yesus naik ke Surga menandakan sebuah perpisahan. Perpisahan yang dimaksud secara fisik tidak terlihat, namun kenaikan Yesus ke Surga diyakini sebagai bagian akan perjuangan Yesus untuk Umat Kristiani.

"Biarlah orang lain melihat kehadiran Yesus Kristus dalam tindakan. Membangun relasi yang retak, senyuman, sapaan, serta sikap memaafkan. Hubungan baik tidak hanya pada manusia, tapi juga alam," terangnya.

Dalam pelaksanaan Ibadah Padang ini, jemaat atau umat Kristiani datang bersama keluarga dengan membawa bekal makanan masing-masing.

Setelah ibadah berlangsung, dilanjutkan dengan permainan dan makan bersama dengan nuansa kebersamaan antar keluarga.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved