Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Istri Tewas Dibacok Suami di Temanggung, Berikut Kronologinya

Seorang perempuan diduga dibunuh suaminya sendiri. Korban adalah DRS, ibu dua anak warga Dusun Krajan, Temanggung, Minggu (17/5/2026).

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
KOMPAS.COM/Egadia Birru
PEMBACOKAN - Rumah lokasi pembacokan yang dilakukan oleh suami terhadap istrinya di Dusun Krajan, Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Minggu (17/5/2026). Korban tewas di lokasi. 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Peristiwa memilukan terjadi di Dusun Krajan, Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, pada Minggu (17/5/2026) siang.

Seorang perempuan diduga dibunuh suaminya sendiri. Korban adalah DRS, ibu dua anak warga Dusun Krajan.

Pelaku yang merupakan suami korban ini adalah K.

Pelaku hampir setahun terakhir ini telah berpisah rumah dan tinggal di Desa Traji, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. 

Baca juga: Bupati Temanggung: Kearifan Lokal Bahasa Jawa Perkuat Pembentukan Karakter Siswa

Ini Tampang Muhlisin, Penganiaya Mantan Istri di Reban Batang, Ditangkap di Cikarang

Kepala Dusun Krajan, Abdulah Safii mengatakan, K datang ke rumah korban sebanyak dua kali. 

Yang pertama dia menjemput kedua anaknya dan membawa mereka ke rumah K di Desa Traji.

Begitu sampai ke rumah DRS kembali, K diduga membacok korban di ruang tamu.

"Mereka sudah tidak tinggal bersama sekira satu tahun. Kejadiannya pukul 12.00," ucapnya seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (17/5/2026).

Pelaku Kabur

Menurut Abdulah, saat kejadian, korban sedang bercengkerama dengan ibunya di teras rumah.

Setelah membacok korban, K kabur menggunakan sepeda motor.

Adik DRS, Faza (18) sempat mengejar kakak iparnya itu tapi tidak tertangkap.

"Saya lagi di kamar. Saya dengar ibu saya teriak-teriak minta tolong."

"Ternyata kakak sudah (terluka)," ujarnya.

Pj Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Putra mengonfirmasi, terduga pelaku pembunuhan masih buron.

Iptu Komang menjelaskan, DRS dan K merupakan pasangan istri dan suami.

"Terduga pelaku memakai sabit," ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa DRS meninggal di lokasi kejadian setelah mengalami luka pada leher dan pundak. (*)

Sumber Kompas.com

Aksi Klitih Minggu Pagi di Yogyakarta: Pelajar 17 Tahun Tewas, Ada Luka Tusuk di Dada

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved