Berita Jateng
jelang Jateng Fair 2026, Apa yang Berbeda di Tahun Ini?
PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan ( PRPP) Jawa Tengah berjanji bakal menyuguhkan acara berbeda di Jateng Fair 2026
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan ( PRPP) Jawa Tengah berjanji bakal menyuguhkan acara berbeda di Jateng Fair 2026.
Event tahunan tersebut nantinya akan menyuguhkan acara pameran, hiburan, hingga aksi lingkungan selama 10 hari penyelenggaraan mulai 26 Juni–5 Juli 2026 mendatang.
Khusus untuk acara hiburan, Jateng Fair 2026 menghadirkan sejumlah band ternama seperti Ndarboy Genk, Guyon Waton, Endank Soekamti, Perunggu hingga Superman Is Dead, dan Aftershine.
Baca juga: Kemenag Siapkan Sejumlah Ponpes dan Sekolah untuk Tampung 252 Eks Santri Ndholo Kusumo
Kemasan acara tahun ini dikonsep lebih modern dan tematik karena jumlah pengunjung ditargetkan mencapai 300 ribu orang atau naik tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Antusiasme publik datang ke Jateng Fair mulai terlihat dari penjualan tiket konser yang sudah mencapai 2.282 lembar. Penampilan Superman Is Dead menjadi salah satu yang paling diminati sejauh ini," kata Direktur Utama PT PRPP Jateng, Shafigh Pahlevi Lontoh selepas bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026).
Selain hiburan, Shafigh melanjutkan, Jateng Fair juga mengemas acara yang lebih modern dan tematik.
Hal itu bisa dilihat dari pameran yang nantinya akan melibatkan sebanyak 13 pemerintah kabupaten/kota dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) untuk menghadirkan pameran produk inovasi dan teknologi.
"Seluruh bale pameran dipastikan terisi, dengan tingkat okupansi tenant mencapai 74 persen bahkan lebih dari sebulan sebelum pembukaan," katanya.
Sebagai langkah baru untuk memperluas segmentasi pengunjung, Shafigh menyebutkan bakal ada konsep acara “Jateng Kids Wonderland” untuk wahana dan edukasi anak.
Adapula kompetisi “Jawara Arena Tarung Bebas” yang menghadirkan pertandingan MMA, termasuk kelas perempuan di Bale Sindoro.
"Ya, kami ada wahana permainan anak dan lomba tarung bebas," terangnya.
Konsep acara terakhir berupa mengangkat isu lingkungan. Ia mengungkap, mengemas isu ini bertajuk Green Life berupa aksi berbasis keberlanjutan, seperti kegiatan plogging atau memungut sampah sambil berlari dan berjalan kaki mengelilingi kawasan PRPP dan Grand Maerakaca pada 4 Juli 2026.
Selain itu, akan digelar kegiatan “Mangrove Akbar” pada 28 Juni 2026 sebagai bagian dari kampanye pelestarian kawasan pesisir.
“Ini menjadi platform kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan swasta untuk bergerak bersama dalam menjaga lingkungan,” ujar Shafigh.
Melalui berbagai acara itu yang dikemas dalam tema besar berupa Action for Transformation, PT PRPP menargetkan jumlah pengunjung mencapai mencapai 300 ribu orang.
Target jumlah pengunjung itu meningkat hampir tiga kali lipat dari tahun 2025, yang hanya tercatat sebanyak 108.360 orang.
Agar memenuhi target pengunjung, pihaknya bakal menggratiskan tiket masuk ke area Jateng Fair.
"Perputaran ekonomi Jateng Fair 2025 tercatat mencapai Rp4,5 miliar dari transaksi UMKM, kuliner, hingga pameran bisnis dan layanan publik," terangnya. (Iwn)
| Momen Ahmad Luthfi Terima Keluhan-Keluhan Driver Ojol |
|
|---|
| Melalui ICHC 2026, Para Delegasi Dipersilakan Eksplorasi Jawa Tengah |
|
|---|
| Bea Cukai Telusuri Bahan Kertas Pembuatan Pita Cukai Palsu di Jepara dan Semarang |
|
|---|
| Harkitnas 2026, Gubernur Jateng Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Sosial dan Literasi Digital |
|
|---|
| Pemprov Jateng Masifkan Gerakan Kolaboratif Dampingi Ibu Hamil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260521_jateng.jpg)