Idul Adha
Cuaca Tak Menentu, Yus Prasetyo Racik Jus Herbal Penambah Nafsu Makan Sapi Kurban
Di tengah cuaca yang berubah-ubah menjelang Iduladha 2026, peternak sapi kurban di Semarang punya cara menjaga kondisi ternaknya tetap prima.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Di tengah cuaca yang berubah-ubah menjelang Iduladha 2026, peternak sapi kurban di Semarang punya cara tersendiri menjaga kondisi ternaknya tetap prima.
Salah satunya dengan memberikan jus herbal berbahan kencur dan kunyit untuk menjaga pencernaan sekaligus meningkatkan nafsu makan sapi.
Koordinator kandang kurban, Berkah Beef Masjid Agung Semarang Yus Prasetyo, mengatakan ramuan herbal itu rutin diberikan terutama saat musim pancaroba seperti sekarang.
Menurutnya, perubahan cuaca membuat sapi lebih rentan stres dan sakit sehingga perlu langkah preventif.
Baca juga: Kreasi Minuman Asal Jateng Diperkenalkan di Sato San Rooftop Bar, Bangkok Thailand
Baca juga: Resmikan Gedung Baru PMI, Wali Kota Pekalongan Aaf Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
“Paling utama sebenarnya supaya lambung dan pencernaan sapi itu baik. Kalau pencernaannya bagus, penyerapan makanannya maksimal, pertumbuhannya juga maksimal,” kata Yus saat ditemui di kandang sapi kurban Berkah Beef Masjid Agung Semarang, Kamis (21/5/2026).
Jamu tersebut dibuat dari campuran kencur dan kunyit yang dihaluskan, lalu diberikan minimal sekali sehari kepada sapi.
Selain menjaga kesehatan, ramuan itu disebut membantu menjaga nafsu makan ternak tetap stabil.
Menurut Yus, manajemen pakan menjadi faktor penting agar bobot sapi terus naik menjelang Iduladha.
Nutrisi seperti karbohidrat, vitamin, mineral hingga probiotik diperhatikan agar penyerapan makanan lebih optimal.
“Rata-rata kenaikan bobot harian sapi sekitar 1 sampai 1,6 kilogram per hari. Ada juga yang sampai 2 kilogram,” ujarnya.
Harga Pasaran Melonjak Hingga Rp3jt Perekor
Di kandang tersebut, sapi yang dijual memiliki bobot mulai 350 kilogram hingga 900 kilogram.
Harga jualnya berkisar Rp22 juta sampai Rp55 juta per ekor, tergantung ukuran dan bobot sapi.
Saat ini terdapat 43 ekor sapi di kandang utama. Sebagian besar telah terjual, menyisakan empat ekor yang sementara tidak dijual karena dalam masa pemulihan kesehatan.
Yus menyebut penjualan sapi kurban tahun ini justru mengalami peningkatan dibanding tahun lalu meski harga sapi ikut naik sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor.
| Inilah Jenis Kambing yang Paling Diburu Warga Untuk Kurban Iduladha di Blora |
|
|---|
| Menjelang Iduladha, Harga Kambing di Kudus Terkerek Naik |
|
|---|
| Penampakan Sapi Bagong Kurban Prabowo di Magelang, Harga Rp 90 Juta |
|
|---|
| Penjual Pakan Ternak di Kebumen Ketiban Berkah Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Semarakkan Idul Adha 1446 H, Kompas Gramedia Salurkan Kurban untuk Masyarakat Sekitar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/BERI-JUS-HERBAL-Pekerja-di-kandang-Berkah-Beef-Masjid-Agung.jpg)