Tribunjateng Hari ini
Satu Jenazah Korban Tabrakan Bus ALS Diantar ke Semarang
Satu jenazah korban kecelakaan maut bus ALS di Muratara, Sumatra Selatan, 6 Mei silam, diketahui sebagai warga Semarang.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
Terima kasih
Istri Karnovim Salim, Maria Hermawan, mengungkapkan terima kasih atas seluruh bentuk dukungan yang diterima, baik material maupun immaterial kepada pihak kepolisian, pemerintah maupun instansi terkait yang telah membantu selama mereka di Palembang.
"Terima kasih Gubernur (Sumatra Selatan), Herman Deru, atas bantuan dan perhatiannya," kata Maria, Jumat.
"Terima kasih juga atas pendampingan psikologis bagi keluarga korban di saat mengalami musibah dan duka yang mendalam selama proses ante mortem dan post mortem," sambungnya.
Maria menjelaskan, pihak keluarga korban sangat terbantu dengan penyediaan akomodasi hotel sebagai tempat tinggal sementara, konsumsi, serta transportasi selama berada di Palembang.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam menghadapi kondisi sulit yang tengah dijalani," ujarnya.
Korban selamat
Sementara itu, RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang masih merawat satu korban selamat bernama Ngadiono, yang kondisinya terus menunjukkan perkembangan positif.
Ngadiono merupakan warga Desa Tlogoayu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati.
“Yang sebelumnya mengalami luka bakar lebih dari 50 persen, sekarang tinggal sekitar 15 persen," kata Andrianto.
"Korban juga sudah bisa bergerak sendiri ke kamar mandi dan kemungkinan dalam waktu dekat sudah bisa dipulangkan,” lanjutnya.
Terkait kemungkinan operasi lanjutan untuk pengangkatan jaringan kulit mati, pihak dokter masih menunggu perkembangan kondisi korban.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, proses penyidikan kecelakaan maut tersebut masih terus berjalan.
“Informasi dari Ditlantas Polda Sumsel, Senin nanti penyidik akan melakukan gelar perkara. Setelah itu baru akan disampaikan hasil penyidikannya,” kata Nandang.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut Bus ALS dengan truk tangki minyak mentah terjadi di Kabupaten Muratara, pada 6 Mei silam.
Bus terbakar hebat setelah menabrak truk tangki BBM hingga menyebabkan 19 orang meninggal dunia.
Dari insiden tersebut, hanya dua orang yang selamat, yakni penumpang bernama Ngadiono dan kernet bus ALS, Muhammad Fadli. (Kompas.com/Tribunnews)
| Komunitas Kencan Buku Pati Himpun Penggemar Aktivitas Membaca, Berlomba Menamatkan Satu Buku |
|
|---|
| Polisi Memediasi Kasus Kaburnya Seorang Calon Pengantin Perempuan, Dikenai Denda Puluhan Juta |
|
|---|
| Eduwisata Mangrove Tapak Tawarkan Pelesiran Lingkungan, Ada Paket Susur Sungai hingga Tanam Bakau |
|
|---|
| Sore Ini, Sembilan WNI yang Bebas dari Israel Akan Tiba di Indonesia |
|
|---|
| Biksu Thudong Dijamu Teh Hangat dan Tur Museum di Pura Mangkunegaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Senin-25-Mei-2026.jpg)