Jazz Atas Awan
Jazz Atas Awan di Dieng Akan Kembali Digelar, Catat Tanggalnya
Pentas musik Jazz di Dieng Jazz Atas Awan akan kembali digelar tahun 2026 ini.
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM - Pentas musik Jazz di Dieng Jazz Atas Awan akan kembali digelar tahun 2026 ini.
Tahun ini pertunjukan musik ini dipastikan menjadi bagian dari Dieng Culture Festival 2026 atau DCF XVI Tahun 2026.
Adapun Dieng Culture Festival tahun ini akan diadakan pada akhir Agustus 2026, tepatnya Jumat (28/8/2026) sampai Minggu (30/8/2026) di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Baca juga: Heritage Tour Religi Bakal Sambut Ribuan Peserta MTQ Nasional XXXI
Baca juga: Hasil Babak I Timnas Indonesia vs Myanmar Piala AFF U19, Arkhan Kaka Cetak Gol Cantik
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "Dieng Pandawa", Alif Faozi menuturkan, Jazz Atas Awan akan digelar pada malam pertama festival dengan sepenuhnya menampilkan musik jaz.
Sementara itu, pada malam kedua akan diisi pertunjukan musik kolaboratif yang melibatkan berbagai genre musik.
Jazz Atas Awan jadi bagian Dieng Culture Festival 2026 Sempat direncanakan jadi acara tersendiri.
Ada cerita menarik di balik kembalinya acara musik ini. Pokdarwis “Dieng Pandawa” sempat berencana memisahkan Jazz Atas Awan menjadi kegiatan tersendiri.
Akibat rencana tersebut, pertunjukan musik jaz ini tidak hadir pada Dieng Culture Festival 2025 lalu.
Namun, pihak panitia melakukan banyak pertimbangan ulang. Akhirnya, agenda musik jaz ini dimasukkan kembali dalam rangkaian Dieng Culture Festival 2026.
"Kami ingin Jazz Atas Awan tetap hidup dan terus dikenal masyarakat. Daripada tidak digelar, tahun ini kami angkat kembali dalam festival sambil mencari peluang agar ke depan dapat diselenggarakan secara mandiri dengan dukungan mitra yang lebih kuat," jelas Alif, Senin (1/6/2026).
Pelaksanaan Dieng Culture Festival 2025 juga menjadi bahan evaluasi penting.
Waktu persiapan tahun lalu dinilai relatif singkat, yang mana menyebabkan sejumlah target belum terpenuhi secara optimal.
Konsep panggung tahun lalu juga mendapat perhatian serius karena panggung dinilai kurang mampu menghadirkan daya tarik visual yang diharapkan.
Oleh karena itu, panitia tahun ini berupaya menghadirkan konsep yang jauh lebih matang.
| Yoyok Sukawi eks Bos PSIS Menyoal Sanksi FIFA: Saya Pastikan Tidak Lepas Tangan |
|
|---|
| Waduh! Kawasan Sriwedari Solo Diduga Jadi Lokasi Transaksi Seksual Gay, Satpol PP Sempat Ditawar |
|
|---|
| KDRT Maut, Suami Sempat Mandikan dan Sisir Rambut Istri yang Sudah Tewas, Berharap Hidup Lagi |
|
|---|
| Detik-Detik Fortuner Terbalik di Tol, Pengemudi Usia 18 Tahun Diduga Alami Microsleep |
|
|---|
| FIFA Jatuhkan Sanksi ke PSIS Semarang, Terancam Tak Bisa Rekrut Pemain Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Jazz-Atas-Awan-DCF-2024.jpg)