Sabtu, 6 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Ternyata, Ini Biang Kerok Jalan Kaliwungu-Boja Kendal Ambles 2,5 Meter

Kondisi Jalan Raya Kaliwungu menuju Boja Kabupaten Kendal, tepatnya di Kelurahan Protomulyo mengalami ambles sedalam 2,5 meter. 

Tayang:
TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
AMBLES - Kondisi jalan di Kaliwungu menuju Boja Kabupaten Kendal yang ambles di lajur kiri, Jumat (5/6/2026). Jalan itu ambles karena adanya aktivitas lalu lalang kendaraan berat serta faktor alam. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kondisi Jalan Raya Kaliwungu menuju Boja Kabupaten Kendal, tepatnya di Kelurahan Protomulyo mengalami ambles sedalam 2,5 meter. 

Titik lokasi ambles berada di lajur kiri, membuat arus lalu lintas menjadi macet, terutama ketika waktu berangkat dan pulang kerja.

Kendaraan dari arah Kaliwungu maupun Boja, harus bergantian saat melintasi jalur tersebut.

Baca juga: Tangis Haru Iringi Pelepasan Angkatan 39 SMPN 2 Singorojo Kendal, 196 Siswa Lulus 100 Persen

BREAKING NEWS, Polisi Tangkap Pembuang Bayi di Juwana Pati, Pelaku Janda Lima Anak

Pantauan di lokasi, jalan yang ambles itu berada di tikungan dengan aspal beton yang sudah nampak miring. 

Di sana juga telah dipasang rambu peringatan serta dijaga oleh Pak Ogah yang mengatur lalu lintas.

Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Kendal, Sabidin mengatakan, jalur tersebut mengalami ambles sejak lama dan akan diperbaiki dalam waktu dekat ini.

Dia mengungkapkan, awalnya di jalur itu hanya mengalami retakan pada kontur cor beton. Retakan itu kemudian ditambal menggunakan aspal.

"Jadi awalnya memang ada retakan pada cor beton. Kami tambal, lapisi gunakan aspal," katanya, Jumat (5/6/2026).

Dijelaskannya, jalan itu amblas sepanjang 50 meter dengan kedalaman 2,5 meter.

Lebih lanjut menurutnya, penyebab jalan ambles karena adanya aktivitas berlebihan dari lalu lalang kendaraan berat, termasuk dump truk yang melewati jalur tersebut.

"Faktor tonase truk tetap ada, yang lewat itu banyak truk muatan sekira 24 gibik. Jadi, ambles tidak bisa dilewati," ungkapnya.

Kepala DPUPR Kabupaten Kendal, Sudaryanto juga membenarkan itu.

Dia mengatakan, jalan itu awalnya retak karena dilalui kendaraan berat. Jalan kemudian mulai ambles ketika musim penghujan tiba.

"Penyebab karena overload muatan truk. Gongnya saat musim hujan, ambles," sambungnya.

Dia menambahkan, jalan itu akan segera diperbaiki. Namun pihaknya belum merinci besaran dan kalkulasi biayanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved