Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Jalan Menuju Rumah Istri Bahlil di Sragen Diperlebar, Ada apa? Ini Penampakannya

Jalan menuju kediaman Sri Suparni, istri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru saja diperlebar

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
Kompas.com
JALAN DESA: Jalan Desa Sribit Sidoharjo yang merupakan akses utama menuju ke rumah kediaman keluarga Sri Suparni, istri Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. 

Ringkasan Berita:
  • Sebelumnya, ruas jalan menuju rumah istri Bahlil Lahadalia hanya memiliki lebar sekitar 4 hingga 5 meter.
  • Akibatnya, ketika dua mobil berpapasan, salah satu kendaraan harus menepi atau mengalah untuk memberi jalan.
  • Kini, dengan kondisi jalan yang lebih lebar, arus lalu lintas dinilai menjadi lebih lancar dan nyaman bagi pengguna jalan.

 

TRIBUNJATENG.COM - Jalan menuju kediaman Sri Suparni, istri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru saja diperlebar.

Letaknya di Desa Sribit Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Istri Bahlil memang jarang pulang ke Sragen karena kini mendampingi suami di Jakarta.  Sri Suparni sebelumnya juga lama merantau ke Papua.

Namun, sesekali terutama saat Idulfitri ia masih menyempatkan diri ke Sragen untuk bertemu keluarga besar.

Baca juga: Ternyata Ini Syarat Agar Harga BBM Subsidi dan Elpiji Tidak Naik, Bahlil: Enggak Gampang

Setelah Pemerintah Kabupaten Sragen menyelesaikan perbaikan, kondisi jalan kini tampak lebih lebar dan mulus, membentang dari bagian timur Desa Tenggak hingga memasuki wilayah Desa Sribit.

Lokasi jalan tersebut tak jauh dari Gerbang Tol Sragen

Warga menyambut positif peningkatan infrastruktur tersebut.

Sebelumnya, ruas jalan hanya memiliki lebar sekitar 4 hingga 5 meter.

Akibatnya, ketika dua mobil berpapasan, salah satu kendaraan harus menepi atau mengalah untuk memberi jalan.

Kini, dengan kondisi jalan yang lebih lebar, arus lalu lintas dinilai menjadi lebih lancar dan nyaman bagi pengguna jalan.

Kedua sisi jalan diperlebar masing-masing 1 meter. Proyek pelebaran jalan sepanjang mencapai 2,148 kilometer ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.

Total anggaran untuk pelebaran jalan ini sebesar Rp 1,16 miliar.

Baca juga: Dijadwalkan Sejak April, Proyek Jalan Randublatung-Cepu Senilai Rp5,2 Miliar Belum Masuk Tender

Penjelasan Kades Sribit

Kepala Desa Sribit, Sutaryo, menjelaskan pengerjaan pelebaran jalan menuju desanya itu tak ada kaitannya dengan keluarga pejabat pusat, dalam hal ini Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Sutaryo yang masih berkerabat dekat dengan Sri Suparni menjelaskan, proyek pelebaran jalan di desa yang dipimpinnya itu sudah lama diajukan ke Pemerintah Kabupaten Sragen beberapa tahun silam.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved