Ia juga menyarankan agar para petani sebisa mungkin tidak bekerja sendirian di ladang. Langkah ini dinilai penting agar jika terjadi situasi darurat, korban bisa segera mendapatkan pertolongan pertama dari orang lain.
Selain itu, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk memanfaatkan layanan darurat Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam penuh. Layanan ini dapat diakses kapan saja oleh warga yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan, baik untuk melaporkan kecelakaan, kebakaran, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.
Dalam penanganan kasus ini, petugas kepolisian juga telah mengamankan beberapa barang bukti dari lokasi kejadian untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Barang-barang yang dibawa di antaranya adalah sisa pakaian yang dikenakan korban, sebuah sabit pengetam daun tebu, topi, serta korek api yang diduga kuat digunakan untuk menyulut daun tebu kering tersebut. (mzk)