Tribunjateng Hari ini
Mahasiswa Waswas atas Tingginya Kasus HIV/AIDS di Kota Semarang
Tingginya kasus HIV/AIDS di Kota Semarang menimbulkan kekhawatiran di kalangan mahasiswa.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Tingginya kasus HIV/AIDS di Kota Semarang menimbulkan kekhawatiran di kalangan mahasiswa.
Sari, mahasiswi asal Semarang, mengaku turut merasa waswas dengan meningkatnya kasus HIV di Kota Semarang.
Sari menilai, tingginya angka kasus menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih memahami risiko penularan HIV.
"Jujur miris dan sangat mengkhawatirkan karena HIV sampai sekarang belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan. Jadi ikut waswas juga," ujar Sari kepada Tribun Jateng, Minggu (7/6/2026).
Menurut Sari, masyarakat, khususnya generasi muda, seharusnya semakin sadar mengenai bahaya HIV dan cara penularannya.
"Dari data kelompok risiko juga terlihat ada perilaku-perilaku berisiko yang menjadi penyebab utama penularan. Harusnya semakin dewasa semakin aware terhadap HIV dan dampaknya," kata Sari.
Sebelumnya, kasus HIV/AIDS di Kota Semarang menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.
Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat sebanyak 240 kasus HIV baru ditemukan sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Dari jumlah tersebut, sekitar separuhnya berasal dari luar Kota Semarang.
Sebelumnya, sepanjang 2025, Kota Semarang mencatat 620 kasus HIV/AIDS dan menjadi daerah dengan temuan kasus tertinggi di Jawa Tengah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Semarang, kelompok risiko terbesar masih didominasi laki-laki seks dengan laki-laki (LSL) sebesar 44 persen.
Pasien tuberkulosis (TBC) menempati posisi kedua risiko terbesar dengan 12 persen, disusul pasangan risiko tinggi sebesar 11 persen.
Sari juga menyatakan tidak setuju, apabila pergaulan bebas maupun tren yang mengarah pada perilaku seksual berisiko dianggap sebagai hal yang wajar.
Dia juga menyoroti LSL yang menjadi kelompok risiko terbesar dalam data Dinkes Kota Semarang.
"Menurut saya hal seperti itu (hubungan seks sejenis—Red) jangan dinormalisasi," ujarnya.
| Imigrasi Bongkar Markas Penipuan Daring di Puri Anjasmoro |
|
|---|
| Klaten Bidik Motocross Jadi Sport Tourism , Track Adu Cepatnya Berlatar Pemandangan Gunung Merapi |
|
|---|
| PT KAI Fokus Renovasi Stasiun Kaliwungu Kendal Jelang Reaktivasi |
|
|---|
| Layanan Cathlab RSUD Banyumas Bisa Diakses dengan BPJS Kesehatan |
|
|---|
| Ada Rusa Makan Sampah Plastik, Astrid Ingin Ada Penataan Area Rusa Sriwedari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Selasa-9-Juni-2026.jpg)