Selasa, 16 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Satu Keluarga Meninggal di Posong

Waspada "Silent Killer", Mengenal Karbon Monoksida yang Tewaskan Sekeluarga di Glamping Temanggung

Misteri penyebab kematian tragis satu keluarga yang ditemukan tidak bernyawa di dalam tenda glamping (glamorous camping) di kawasan Wisata

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
TUNJUKKAN TUNGKU - Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, bersama Kabid Humas, Kombes Pol Artanto, dan pejabat kepolisian lainnya menunjukkan barang bukti berupa tungku tanah liat saat konferensi pers pengungkapan penyebab kematian satu keluarga di Glamping Posong di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kota Semarang, Senin (15/6/2026) sore. Tungku tersebut diduga menjadi sumber gas karbon monoksida yang menyebabkan empat anggota keluarga meninggal dunia di Glamping Safari Nomor 3, Taman Wisata Alam Posong, Kabupaten Temanggung, pada 27 Mei 2026. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV) 

Ringkasan Berita:
  • Polda Jateng mengungkap satu keluarga asal Kab Semarang tewas di tenda glamping Wisata Posong Temanggung karena keracunan gas karbon monoksida (CO).
  • Gas mematikan tersebut bersumber dari tungku tanah liat berisi briket arang yang sengaja dibawa masuk ke dalam tenda tertutup minim ventilasi.
  • Seluruh korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi tidur di kasur masing-masing, dan kesimpulan kasus ini didasarkan pada metode ilmiah Scientific Crime Investigation.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Misteri penyebab kematian tragis satu keluarga yang ditemukan tidak bernyawa di dalam tenda glamping (glamorous camping) di kawasan Wisata Alam Posong, Kabupaten Temanggung, akhirnya berhasil dipecahkan oleh pihak kepolisian.

Setelah hampir tiga pekan penyelidikan intensif dilakukan, Polda Jawa Tengah memastikan empat anggota keluarga asal Kabupaten Semarang itu meninggal dunia akibat keracunan gas karbon monoksida (CO) yang berasal dari pembakaran briket arang di dalam tungku tanah liat.

Hasil penyelidikan ilmiah ini sekaligus mematahkan spekulasi liar di masyarakat yang sempat menduga adanya kebocoran gas portabel ataupun keracunan makanan.

Dalam konferensi pers di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (15/6/2026) sore, polisi memperlihatkan tungku tanah liat yang menjadi satu di antara barang bukti utama dalam kasus tersebut.

Fasilitas memasak tersebut sebenarnya disediakan oleh pihak pengelola wisata untuk menunjang aktivitas rekreasi para pengunjung.

Tungku itu sebelumnya disediakan pengelola untuk kebutuhan memanggang atau membakar makanan di area glamping.

Namun berdasarkan hasil penyelidikan, tungku tersebut diduga dibawa masuk ke dalam tenda saat para korban beristirahat.

Penyidik Kepolisian berhasil menyusun teka-teki kronologi bagaimana gas mematikan itu bisa merenggut nyawa satu keluarga dalam waktu singkat tanpa disadari.

Penyidik menduga awalnya tungku digunakan untuk membakar pisang atau keperluan lain di luar tenda.

Baca juga: Palu dan Sigi Diguncang Gempa M 6,7: Gunung Nokilaki Longsor, Rumah Roboh, hingga Jembatan Retak

Petaka dimulai ketika malam hari tiba dan suhu di kawasan wisata alam tersebut mulai turun drastis.

Saat malam semakin dingin, tungku kemudian dimasukkan ke dalam tenda yang tertutup rapat dan minim ventilasi untuk menghangatkan ruangan.

Tanpa disadari oleh para korban, tindakan tersebut justru memicu akumulasi gas beracun yang mematikan di dalam ruangan tertutup.

Akibatnya, gas karbon monoksida yang dihasilkan dari proses pembakaran briket arang terakumulasi di dalam tenda hingga mencapai kadar mematikan.

Efek "pembunuh senyap" dari gas karbon monoksida membuat para korban kehilangan kesadaran saat terlelap.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved