Rabu, 17 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Media Siber

Waspada Risiko Kejahatan Siber Mengintai Ruang Digital Pelajar

Terutama pada anak-anak usia pelajar yang menjadi target dengan tingkat ketersinggungan terhadap internet dan media sosial lebih besar.

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Dok PWI
EDUKASI MEDIA SIBER - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jepara bersama PT Bhumi Jati Power menggelar program "BJP/BJS goes to school". Tahun ini diaplikasikan dalam bentuk edukasi literasi dan jurnalisme digital menyasar siswa MA Matholiul Huda Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara digelar, Rabu (17/6/2026).  

Ketua PWI Jepara, Septina Nafiyanti menerangkan, literasi merupakan bagian dari upaya PWI Kabupaten Jepara dalam memerangi penyebaran hoax.

Kali ini siswa diajak memahami jurnalisme di era digital, serta batasan-batasan yang harus dipahami dalam menyampaikan informasi di media sosial.

''Kegiatan ini sangat penting, mengingat pesatnya perkembangan teknologi informasi, membuat masyarakat termasuk siswa bisa berperan sebagai penyebar informasi, sehingga mereka harus tahu aturan dan batasannya,'' jelasnya.

Sekertaris PWI Jepara, Rhobi Shani menambahkan, perkembangan teknologi telah mengubah wajah jurnalisme. Di mana saat ini setiap orang dapat berperan sebagai pemberi informasi.

Meski demikian, tidak dipungkiri bahwa hadirnya media sosial menjadi bagian penting dalam ekosistem media yang menggabungkan unsur tulisan, suara, dan visual. Selanjutnya kemampuan menulis, mengolah audio, juga memproduksi foto atau video menjadi keterampilan dasar yang perlu dimiliki calon jurnalis.

Kehadiran media sosial membuka ruang bagi masyarakat agar terlibat langsung dalam citizen journalism, misalnya dengan melaporkan kegiatan di lingkungan sekitar.

Sebagai jurnalis, Rhobi mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima, sebelum nantinya ikut serta dalam menyebarkannya kepada orang lain.

Setiap informasi yang didapatkan harus melalui verifikasi ulang untuk menggali kebenaran informasi.

Menurut dia, jurnalisme digital memiliki peran penting di tengah banjir informasi yang terjadi saat ini. Di mana tidak semua informasi yang beredar merupakan sebuah fakta dan perlu dilakukan pengecekan.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti dalam mengenali sumber informasi, termasuk mewaspadai situs atau portal online palsu yang meniru tampilan media resmi.

"Fungsi jurnalisme digital tidak hanya menyampaikan informasi yang akurat, tetapi juga melawan hoaks dan disinformasi, mengawasi kebijakan publik, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah," tutur dia. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved