Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gempa Hari Ini

Bantul Diguncang Gempa M 4,5 Setelah Pacitan, Warga Bali juga Rasakan Getarannya

Gempa berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah timur Bantul, Yogyakarta pada Selasa (27/1/2026).

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
BMKG
GEMPA BANTUL - Potret gempa yang terjadi di Bantul Yogyakarta dengan kekuatan Magnitudo 4,5 pada Selasa (27/1/2026) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gempa berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah timur Bantul, Yogyakarta pada Selasa (27/1/2026).

Pusat gempa yang terjadi pada pukul 13.15 itu berada di darat sekira 16 kilometer, dengan kedalaman sekira 11 kilometer. 

Lokasi tepatnya yakni di 7,87 lintang selatan dan 110,49 bujur timur. 

Baca juga: Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi di Cilacap, Ini Penjelasan BMKG

Sesuai data yang dihimpun dari BMKG, beberapa daerah ikut merasakan getaran imbas dari gempa Bantul tersebut. 

Seperti di Kota Surakarta, Trenggalek, Purworejo, Wonogiri, dan Pacitan dengan skala modified mercalli intensity (MMI) II.

Kemudian skala MMI III di Sleman, Kulon Progo, Gunung Kidul, dan Magelang.

Gempa Pacitan

Sebelum wilayah Bantul dan sekitarnya, gempa juga mengguncang Pacitan Jawa Timur pada pukul 08.20 dengan kekuatan M 5,5. 

Pusat gempa berada di 25 kilometer timur laut Pacitan dengan kedalaman sekira 105 kilometer. Lokasinya berada di 8,14 lintang selatan dan 111,33 bujur timur.

Analisis BMKG menyebut, gempa Pacitan yang juga dapat dirasakan warga hingga di Pulau Bali itu merupakan gempa dengan mekanisme thrust fault.

Meskipun demikian, dapat dipastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: Waspada Bibit Siklon Awal 2026: BMKG Cilacap Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi di Selatan Jawa

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, hasil pemodelan memperlihatkan jika gempa tersebut tidak memicu gelombang tsunami, meski getarannya dirasakan hingga lintas provinsi.

Daryono berkata, itu merupakan gempa bumi menengah yang dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng.

Berdasarkan hasil analisis, gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault), yang umum terjadi di zona subduksi selatan Jawa.

Waspada Gempa Susulan 

Di sisi lain, BMKG juga menyatakan baik itu gempa Pacitan maupun Bantul, warga diimbau tetap tenang, namun waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.

“Hati-hati terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi,” demikian peringatan BMKG.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. (*)

 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved