Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Kontras dengan Sepak Terjangnya, 3 Maling Motor Ini Menangis saat Ditangkap Warga

Tiga orang komplotan maling motor menangis saat ditangkap warga Sabtu (28/3/2026) sore

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
Istimewa
PELAKU CURANMOR DITANGKAP - Tangkapan layar video amatir warga merekam dua dari tiga orang terduga pelaku maling motor babak belur dihajar warga. Mereka kepergok mencuri motor di parkiran kosan kawasan Margorejo, Wonocolo, Surabaya, pada Sabtu (28/3/2026) sore.  

Kontras dengan Sepak Terjangnya, 3 Maling Motor Ini Menangis saat Ditangkap Warga

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tiga orang komplotan maling motor menangis saat ditangkap warga Sabtu (28/3/2026) sore.

Mereka ditangkap saat mencoba mencuri motor di parkiran kosan Jalan Margorejo, Margorejo, Wonocolo, Surabaya.

Warga pun menghajar mereka hingga babak belur dan para maling menangis.

Kontras dengan tangisan mereka, terungkap sepak terjang kejahatan komplotan tersebut.

Baca juga: Polisi Buru Begal Sadis di Halmahera Semarang dan Update Kondisi Korban Yovita

Baca juga: Letkol Gadungan di Brebes Ditangkap, Janjikan Masuk Kopassus dengan Membayar Rp 66 Juta

Sepak terjang komplotan maling

Berdasarkan catatan polisi, komplotan tersebut merupakan warga Jalan Kedung Mangu, Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya, berinisial RJ (21), RRS (20), dan FIW (21).

Mereka sudah pernah beraksi di 15 lokasi yang tersebar di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Gresik, sejak tahun 2016.

Meliputi 11 lokasi di Kota Surabaya, yang tersebar di hampir seluruh wilayah kecamatan, seperti Kecamatan Wonocolo, Genteng, Wonokromo, Kenjeran, dan Tandes.

Kemudian, tiga lokasi di Kabupaten Sidoarjo, terutama kecamatan Krian dan Taman.

Dan satu lokasi di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Polrestabes Surabaya, Ipda Abdul Rohim mengatakan, mereka berkomplot dan membagi tugas saat beraksi.

Pelaku RJ dan RRS biasanya bertindak sebagai joki motor sarana aksi, sekaligus pemantau situasi. 

Sedangkan FIW bertugas sebagai eksekutor pencurian motor. 

Selama ini, FIW kerap memanfaatkan tuas Kunci T sebagai alat dalam menjebol lubang kunci kontak motor sasarannya. 

Hingga pada aksinya di kosan Jalan Margorejo, pada Sabtu (28/3/2026) sore, FIW berhasil kabur seusai dipergoki warga. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved