Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Begal Sadis di Semarang

Polisi Buru Begal Sadis di Halmahera Semarang dan Update Kondisi Korban Yovita

Iptu Andy menambahkan, penyelidikan dilakukan secara intensif dengan dukungan tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Semarang

|
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polisi tengah bergerak menyelidiki kasus pembegalan disertai penganiayaan yang menimpa seorang perempuan di Jalan Halmahera Raya, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.

Pada Senin (6/4/2026) pagi, sejumlah petugas terlihat melakukan pemeriksaan di sekitar rumah korban yang menjadi lokasi kejadian.

Sebagian mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi, sementara lainnya melakukan patroli dan penyisiran area.

Upaya penyelidikan sebenarnya telah dimulai sejak Minggu, setelah kejadian dilaporkan.

Baca juga: Yovita Dibacok Begal Sadis di Depan Rumah di Semarang Saat Hendak ke Gereja, Sempat Melawan

Baca juga: Dana Tagihan Supplier MBG Kaliwungu Kendal Diduga Ditilap, Faqih Sebut Kerugian Capai Ratusan Juta

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih memburu pelaku.

“Saat ini anggota sedang lidik pelakunya, perkembangan nanti kami informasikan,” kata dia kepada Tribunjateng.com.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy Susanto, menjelaskan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan.

“Polsek langsung ke TKP dan korban kami dampingi saat di Puskesmas Halmahera,” jelas dia.

Iptu Andy menambahkan, penyelidikan dilakukan secara intensif dengan dukungan tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Semarang.

“Saat ini kami bersama Jatanras melakukan penyelidikan secara intensif,” imbuhnya.

TEREKAM CCTV - Tangkapan layar video CCTV pembegalan disertai penganiayaan di Jalan Halmahera Raya, Semarang, Minggu (5/4/2026) pagi. Dalam rekaman tersebut, dua pelaku berboncengan motor mendatangi korban yang sedang berhenti di depan rumah, lalu melakukan perampasan hingga terjadi kekerasan.
TEREKAM CCTV - Tangkapan layar video CCTV pembegalan disertai penganiayaan di Jalan Halmahera Raya, Semarang, Minggu (5/4/2026) pagi. Dalam rekaman tersebut, dua pelaku berboncengan motor mendatangi korban yang sedang berhenti di depan rumah, lalu melakukan perampasan hingga terjadi kekerasan. (Istimewa)

Laporan resmi dari keluarga korban sendiri baru dibuat pada Minggu malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Yovita dalam pemulihan

Di sisi lain, Bhabinkamtibmas Karangtempel, Aipda Yuan Kurniawan, mengungkapkan bahwa kondisi korban saat ini masih dalam pemulihan sehingga belum dapat dimintai keterangan.

“Korban masih dalam keadaan syok, jadi belum bisa dimintai keterangan. Kami fokus kumpulkan data dari petunjuk CCTV,” katanya.

Dia memastikan bahwa pengamanan di sekitar rumah korban juga dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami dari kepolisian berupaya melakukan pengamanan,” ungkap dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved