Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Gaya Lansia Tipu Penjual Telur hingga 250 Kg, Ngaku TNI Berpangkat Kapten, Pakai Atribut Lengkap

Seorang pedagang telur di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang menjdai korban penipuan

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
DOK. TWITTER(KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH)
Satreskrim Polres Sumedang buru pria berseragam TNI yang menipu warga Pamulihan, Sumedang, Jabar. 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku mengaku sebagai anggota Kodam III/Siliwangi dan berpangkat kapten.
  • Dengan penampilan tersebut, ia berhasil meyakinkan seorang pedagang telur untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar.
  • Pelaku datang dan memesan telur sebanyak 250 kilogram dengan nilai transaksi mencapai Rp 7.290.000.

 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pedagang telur di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang menjdai korban penipuan.

Pelakunya pria yang menyamar sebagai anggota TNI lengkap memakai seragam dan kepangkatan.

Terduga pelaku telah ditangkap polisi yakni seorang pria lanjut usia berinisial E (64) 

Baca juga: Ngerinya Ajaran Sultan Nusantara di Banyumas, Sederet Makanan Diharamkan, Anak Boleh Lawan Orangtua

Pelaku diringkus Tim Resmob Polres Sumedang bersama Unit Reskrim Polsek Pamulihan di wilayah Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 21.15 WIB.

Saat ditangkap, pelaku tidak berkutik.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menjelaskan bahwa pelaku menggunakan atribut militer lengkap untuk meyakinkan korban.

"Saat beraksi, pelaku berseragam TNI dengan name tag bernama Abdulrahman," kata Awang.

Pelaku mengaku sebagai anggota Kodam III/Siliwangi dan berpangkat kapten.

Dengan penampilan tersebut, ia berhasil meyakinkan seorang pedagang telur untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar.

Peristiwa penipuan bermula pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pelaku datang dan memesan telur sebanyak 250 kilogram dengan nilai transaksi mencapai Rp 7.290.000.

Untuk menambah kepercayaan korban, pelaku berjanji akan melakukan pembayaran melalui transfer bank setelah barang sampai di kantor Kecamatan Pamulihan.

Namun, setibanya di lokasi, pelaku meminta agar telur dipindahkan ke mobil pribadinya, sebuah Honda CR-V putih dengan nomor polisi F 1147 QL yang diduga menggunakan pelat palsu.

Apa yang Terjadi Saat Korban Diminta ke Bank?

Setelah berhasil menguasai barang, pelaku melancarkan tipu daya lanjutan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved