Breaking News
Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Keluarga Puas, Bripda Alvian Polisi yang Bunuh dan Bakar Pacarnya Divonis Penjara Seumur Hidup

Usai membunuh korban, terdakwa membakar jenazah Putri hingga memicu kebakaran di kamar kos tersebut

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
TRIBUN JABAR
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman   PEMBUNUH PUTRI - Alvian Maulana Sinaga (23) pembunuh Putri Apriyani saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jawa Barat, Selasa (26/8/2025). Alvian divonis penjara seumur hidup.  

Selain itu, pelaku yang terbukti menghabisi nyawa anaknya bakal menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi benar-benar sesuai harapan keluarganya.

"Vonis hukuman (penjara) seumur hidup terhadap terdakwa ini sesuai harapan keluarga, karena dari awal kami meminta dihukum berat," ujar Karja, Kamis (14/5/2026).

Pihaknya juga bersyukur, karena vonis hukuman penjara seumur hidup yang dijatuhkan kepada Alvian seperti membuktikan bahwa keadilan benar-benar ditegakkan.

"Kami juga berterima kasih kepada Pak Toni RM yang menjadi kuasa hukum keluarga, dan vonis ini juga membuat kami bersyukur, karena keadilan itu benar-benar ada," kata Karja.

Vonis tersebut sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Alvian dengan hukuman penjara seumur hidup.

Sidang pembacaan tuntutan tersebut digelar di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu pada Selasa (21/4/2026).

Jaksa menilai tindakan Alvian yang membunuh dan membakar korban di sebuah kamar kos di Indramayu pada Agustus 2025 lalu sebagai tindakan yang kejam dan dilakukan secara terencana.

Diketahui, pembunuhan terhadap Putri Apriyani oleh Alvian Maulana Sinaga ini terjadi di kamar kos korban di Blok Ceblok, Desa Singajaya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (9/8/2025) lalu.

Saat itu, Alvian masih berstatus sebagai anggota Polres Indramayu berpangkat Bripda dan keduanya disebutkan berpacaran.

Usai membunuh korban, terdakwa membakar jenazah Putri hingga memicu kebakaran di kamar kos tersebut. 

Alvian kemudian melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap polisi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (23/8/2025).

(Tribun Jabar)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved